JAKARTAHYPE.COM - Sebuah kejanggalan signifikan terdeteksi dalam aktivitas taruhan menjelang ajang UFC 328, khususnya pada pertarungan kelas welter yang mempertemukan Sean Brady melawan Joaquin Buckley. Rumah taruhan besar, BetOnline, mengamati adanya "pola taruhan abnormal" yang memaksa mereka mengambil tindakan pencegahan.

Peristiwa ini terungkap pada hari Sabtu ketika Dave Mason dari BetOnline membagikan temuannya melalui platform media sosial X. Ia mengonfirmasi bahwa sportsbook mereka mendeteksi pergerakan taruhan yang tidak lazim sebelum pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada malam itu.

Pertarungan yang menjadi sorotan ini merupakan bagian dari kartu utama dalam gelaran UFC 328. Kejanggalan ini langsung memicu respons cepat dari pihak penyelenggara taruhan untuk menjaga integritas pasar.

Sebagai konsekuensi langsung dari pola taruhan yang tidak biasa tersebut, BetOnline memutuskan untuk menutup semua jenis taruhan sampingan (prop bets) yang terkait dengan duel tersebut. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko lebih lanjut.

Selain penutupan taruhan sampingan, batas taruhan pada pasar utama (moneyline) juga mengalami penyesuaian. "Batas taruhan pada moneyline telah diturunkan sebagai akibatnya," demikian informasi yang disampaikan oleh pihak BetOnline.

Perubahan signifikan juga terlihat pada posisi favorit petarung menjelang waktu pertandingan. Data menunjukkan bahwa Joaquin Buckley kini berada di posisi unggulan dengan odds -205.

Hal ini sangat kontras dengan kondisi sebelumnya, di mana Buckley sempat berstatus sebagai underdog sepanjang minggu menjelang pertarungan. "Buckley adalah favorit -205 saat ini setelah sepanjang waktu menjadi underdog," ujar Dave Mason.

Sementara itu, Sean Brady mengalami pergeseran status yang drastis. Petarung yang tadinya diunggulkan kini bertransisi menjadi underdog dengan odds +170. "Brady adalah underdog +170 setelah menjadi favorit selama ini," kata Dave Mason.

Dikutip dari pengumuman resmi BetOnline melalui X, terdapat rangkuman singkat mengenai dampak dari kejanggalan ini: "Props sudah ditutup. Batasan pada pasar utama rendah," jelas Dave Mason.