JAKARTAHYPE.COM - Sebuah kartu rookie milik bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, baru-baru ini mencatatkan rekor fantastis dalam dunia koleksi olahraga. Kartu tersebut berhasil terjual dengan harga mencapai $5,11 juta dalam sebuah kesepakatan privat yang menghebohkan.
Penjualan ini secara otomatis menjadikannya transaksi kartu NBA non-autograf termahal yang pernah tercatat hingga saat ini. Nilai fantastis ini menunjukkan tingginya permintaan dan antisipasi terhadap karier Wembanyama di liga profesional.
Kartu yang menjadi sorotan adalah Panini Prizm edisi 2023-24 Black parallel one-of-one milik sang center Spurs tersebut. Keunikan kartu ini terletak pada statusnya yang hanya ada satu di dunia (one-of-one).
Transaksi bersejarah ini difasilitasi oleh perusahaan koleksi terkemuka, Fanatics Collect. Keberadaan pihak ketiga yang kredibel membantu memuluskan proses penjualan yang melibatkan nilai transaksi sangat besar ini.
Selain itu, kartu tersebut diketahui memiliki penilaian kualitas tertinggi, yakni Gem-Mint PSA 10. Kualitas sempurna ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tingginya valuasi dalam transaksi tersebut.
Berdasarkan data dari database penjualan kartu daring, Card Ladder, penjualan ini menempatkan diri di peringkat keempat secara keseluruhan untuk penjualan kartu NBA yang pernah diumumkan secara publik. Ini menegaskan status kartu tersebut sebagai aset koleksi bernilai tinggi.
Dilansir dari The Athletic, kartu Victor Wembanyama tersebut sebelumnya sempat menjadi subjek perbincangan hangat di kalangan kolektor. Hal ini merujuk pada adanya kontroversi kecil yang melingkupi kartu tersebut sebelum akhirnya dilepas ke pasar.
"Sebuah kartu rookie Victor Wembanyama yang sebelumnya sempat menjadi subjek kontroversi terjual dalam kesepakatan pribadi seharga $5,11 juta, menjadikannya penjualan kartu NBA non-autograf termahal yang diketahui," demikian pernyataan yang disampaikan oleh sumber berita tersebut.
Perlu dicatat bahwa meskipun nilai ini sangat tinggi, ia masih berada di bawah tiga penjualan kartu NBA lainnya yang pernah tercatat secara publik. Namun, statusnya sebagai kartu non-autograf menjadikannya yang terdepan di kategori tersebut.