JAKARTAHYPE.COM - Kandidat Wali Kota Los Angeles yang diusung oleh Democratic Socialists of America (DSA), Rae Huang, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah menerima sumbangan kampanye senilai $1.800 dari seorang kreator konten di Twitch. Donasi ini berasal dari Michael Beyer, seorang streamer yang dikenal dengan nama "Mike from PA" dan username Central\_Committee.
Michael Beyer sempat mendapatkan skorsing dari platform Twitch setelah ia membuat pernyataan kontroversial mengenai etnis Yahudi dalam siaran langsungnya pada tahun 2024. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak mengenai ujaran kebencian.
Beyer mengomentari bahwa "Yahudi bukanlah sebuah etnis. Etnis yang dibangun ini, etnis iblis ini, sepenuhnya diciptakan," ujar Michael Beyer mengenai pandangannya saat itu, sebagaimana dikutip dari The California Post.
Setelah insiden tersebut, Beyer kemudian meminta maaf atas komentarnya dan mengklarifikasi bahwa maksudnya adalah untuk mengkritik apa yang ia sebut sebagai identitas politik Zionis, bukan secara spesifik menargetkan masyarakat Yahudi secara umum.
Juru bicara Rae Huang, Emel Shaikh, mengonfirmasi bahwa Huang dan Beyer telah bertemu sebanyak dua kali, termasuk dalam sebuah pertemuan cabang DSA di Los Angeles. Hal ini menunjukkan adanya kedekatan antara kedua belah pihak sebelum donasi tersebut diterima.
"Mike telah bekerja untuk mendukung kandidat progresif di seluruh negeri, dan Rae termasuk di antara beberapa orang yang telah ia donasi atau dukung platformnya," jelas Emel Shaikh kepada LA Times.
Meski ada kontroversi yang mengelilingi sumber dana tersebut, Huang menegaskan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mengembalikan donasi yang telah diterimanya. Sikap ini diambil meskipun sumbangan tersebut berasal dari seorang individu yang pernah diskors karena pernyataan sensitif.
Baik Huang, yang juga berprofesi sebagai pendeta, maupun Beyer adalah anggota cabang DSA Los Angeles. Organisasi ini dikenal memiliki sikap anti-Zionis yang kuat dan secara terbuka menuduh Israel melakukan genosida di Gaza.
Kontroversi ini muncul di tengah upaya kampanye Huang yang berfokus pada pembongkaran struktur kekuasaan yang ada di Balai Kota Los Angeles, khususnya terkait isu kepolisian. Dalam salah satu video kampanyenya, Huang menguraikan rencana tiga poin untuk merombak Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD).