JAKARTAHYPE.COM - Tim nasional Jerman, yang dijuluki Die Mannschaft, sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dalam laga uji coba internasional terakhir mereka sebelum memasuki fase krusial persiapan Piala Dunia 2026. Kemenangan telak ini menjadi sinyal positif bagi skuad asuhan pelatih untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Pertandingan persahabatan ini mempertemukan Jerman melawan Finlandia dan berakhir dengan skor akhir 4-0 untuk keunggulan tuan rumah. Duel ini merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan akhir Jerman dalam mematangkan strategi dan komposisi tim.
Secara spesifik, laga uji coba tersebut dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) dinihari WIB. Lokasi penyelenggaraan pertandingan yang strategis adalah di Mewa Arena, Mainz, Jerman.
Pada babak pertama, Jerman berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui kontribusi dari penyerang andalan mereka. Gol tunggal di paruh pertama itu dicetak oleh Deniz Undav, yang menjadi pembuka pesta gol bagi tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Jerman tidak mengendur dan mereka berhasil menambah tiga gol lagi ke gawang Finlandia. Tiga gol tambahan tersebut dicetak secara berurutan oleh Florian Wirtz, Deniz Undav yang mencetak gol keduanya, dan ditutup oleh Jamal Musiala.
Deniz Undav tercatat sebagai bintang lapangan dengan menyumbangkan dua gol dari empat gol yang tercipta dalam pertandingan pemanasan tersebut. Penampilan impresif Undav diharapkan dapat berlanjut ketika ia membela Jerman di ajang Piala Dunia mendatang.
Setelah menyelesaikan laga melawan Finlandia ini, skuad Die Mannschaft dijadwalkan untuk mengakhiri seluruh rangkaian persiapan mereka. Mereka akan menghadapi satu pertandingan uji coba penutup yang tak kalah penting melawan Amerika Serikat.
Pertandingan penutup melawan Amerika Serikat tersebut dijadwalkan berlangsung sepekan sebelum Jerman dijadwalkan untuk mulai bertarung di putaran final Piala Dunia 2026. Kemenangan 4-0 ini diharapkan menjadi modal mental yang sangat berharga bagi tim.
Dilansir dari sumber berita terkait, kemenangan besar ini menjadi penegasan bahwa Jerman berada di jalur yang tepat dalam proses pematangan tim sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya di ajang empat tahunan tersebut.