JAKARTAHYPE.COM - Aktor Jang Dong Joo mengejutkan publik dengan pengumuman pengunduran dirinya dari industri hiburan Korea Selatan pada Jumat (15/5/2026). Keputusan ini diambil secara mendadak dan diumumkan melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya sebelum ia menghapus akun tersebut.

Dalam unggahan perpisahannya, Jang Dong Joo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggemar yang telah mendukungnya selama berkarier sebagai aktor. Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar penggemar tidak melupakan dirinya meskipun ia meninggalkan panggung hiburan.

"Mulai hari ini, aku akan mencoba untuk mengakhiri hidupku sebagai aktor Jang Dong Joo. Meskipun aku meninggalkan panggung, aku tidak akan pernah melupakan hati yang kalian berikan kepadaku sepanjang hidup. Terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah mencintai aktor Jang Dong Joo hingga saat ini," tulisnya.

Agensi yang menaunginya, Management W, menyatakan kebingungannya atas keputusan tersebut karena pihak agensi tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya. Mereka juga kesulitan menghubungi Jang Dong Joo untuk meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai alasannya pensiun.

Dilansir dari Koreaboo, Management W menyampaikan bahwa mereka belum berhasil berkomunikasi dengan sang aktor dan masih memerlukan konfirmasi resmi mengenai alasan di balik pengunduran diri mendadak tersebut.

Titik terang mengenai alasan pensiun baru terungkap pada Minggu (17/5/2026) ketika Jang Dong Joo mengadakan siaran langsung melalui platform TikTok. Dalam siaran tersebut, ia tampil dengan kondisi wajah yang terlihat babak belur akibat insiden yang ia klaim sebagai akibat dari tindak kekerasan kreditur.

"Ini adalah luka akibat ditabrak oleh kreditur. Akan lebih baik jika aku membayar tepat waktu, tapi aku tak bisa memenuhi jadwal pembayaran," ujarnya saat menjelaskan kondisi fisiknya.

Jang Dong Joo kemudian menjelaskan bahwa beban utang yang besar menjadi pemicu utama keputusannya untuk meninggalkan dunia akting. Ia mengungkapkan bahwa sebagian utang telah dilunasi dengan bantuan keluarga, namun masih menyisakan nominal signifikan yang harus ia tanggung.

Ia mengonfirmasi bahwa utang tersebut tidak berkaitan dengan insiden peretasan ponsel yang pernah ia alami tahun sebelumnya, dan menyebutkan bahwa ia telah membayar sekitar 3 miliar won (sekitar Rp 35,3 miliar) tetapi masih memiliki sisa utang sebesar 800 juta won (sekitar Rp 9,4 miliar).