JAKARTA, JakartaHype.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan penutupan sementara Jalan M.H. Thamrin selama sembilan jam pada Sabtu (27/6/2026) untuk mendukung pelaksanaan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.

Penutupan akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga 23.00 WIB, mencakup ruas Jalan M.H. Thamrin dari kawasan Sarinah hingga Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Keputusan ini diambil karena Bundaran Hotel Indonesia (HI) ditetapkan sebagai pusat penyelenggaraan malam puncak perayaan bertajuk “Menuju 5 Abad Jakarta”.

Ketua Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan memaksimalkan penggunaan transportasi umum selama periode kegiatan.

“Mari datang dan rayakan HUT Jakarta bersama keluarga dan teman. Gunakan transportasi umum, serta bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban agar perayaan ini berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua,” ujar Eli di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Pesta Rakyat di Bundaran HI

Puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 27 hingga 28 Juni 2026.

Pada hari pertama, Sabtu (27/6/2026), malam puncak "Menuju 5 Abad Jakarta" akan digelar mulai pukul 15.30 WIB hingga 22.00 WIB. Acara terbuka untuk umum ini tidak dipungut biaya dan akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi nasional, antara lain Padi Reborn, Mahalini, Adrian Khalif, Cici Paramida, Mollucan Soul, Sania, Skarbu, dan Pasming Based.

Selain konser musik, masyarakat juga akan disuguhi berbagai pertunjukan multimedia, seperti lighting show, video mapping, flying LED, instalasi seni ramah lingkungan, serta peluncuran logo menuju lima abad Jakarta.

Eli menjelaskan bahwa usia ke-499 Jakarta menjadi momentum penting untuk menatap perjalanan kota menuju lima abad. "HUT tahun ini kami isi dengan berbagai kado bagi masyarakat, mulai dari ruang publik yang lebih nyaman, kemudahan mobilitas, hingga hiburan dan kegiatan budaya," tambahnya. Rangkaian acara ini merupakan wujud transformasi Jakarta menuju kota global yang tetap berakar pada budaya.