Jakarta, JakartaHype.com - Gubernur Pramono Anung dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities. Penunjukan tersebut memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu kota yang aktif memimpin upaya penanganan perubahan iklim di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania (ESEAO).

Kepercayaan yang diberikan kepada Pramono dinilai menjadi pengakuan internasional terhadap peran Jakarta dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan aksi iklim perkotaan.

Posisi ini sekaligus menempatkan Jakarta sebagai contoh bagi kota-kota besar yang tengah berkembang pesat.

Pramono mengatakan, komitmen Jakarta terhadap isu lingkungan diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan langkah konkret untuk mendukung target net zero emission.

“Bagi Jakarta, komitmen terhadap aksi iklim bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata yang holistik dan melibatkan berbagai sektor,” kata Pramono dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Jumat (22/05/2026).

Menurutnya, peran sebagai Vice Chair Steering Committee C40 akan dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang aktif membangun kepemimpinan kolektif dalam menghadapi krisis iklim.

Ia menambahkan, upaya menuju net zero emission tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta, Marulina Dewi menyebut penunjukan tersebut mencerminkan semakin kuatnya peran Jakarta dalam diplomasi antarkota di tingkat internasional.

Menurut Marulina, Pramono nantinya akan mewakili kawasan ESEAO dan berkolaborasi dengan para kepala daerah dari berbagai kota dunia untuk mempercepat implementasi aksi iklim yang inklusif, tangguh, dan berkeadilan.

Ia juga menilai keterlibatan Jakarta dalam Steering Committee C40 membuka peluang strategis, termasuk memperkuat diplomasi kota global dan meningkatkan daya tarik investasi hijau di ibu kota.

Sebagai informasi, C40 Cities merupakan jaringan internasional yang beranggotakan hampir 100 kota besar di dunia. Organisasi tersebut berfokus pada kolaborasi antarkota dalam menghadapi krisis iklim melalui inovasi kebijakan dan penerapan solusi berkelanjutan.

Jaringan C40 diketahui mewakili lebih dari 700 juta penduduk dunia dan sekitar seperempat perekonomian global. Karena itu, organisasi ini dinilai memiliki pengaruh besar dalam mendorong kebijakan aksi iklim di kawasan perkotaan.

Pemprov DKI Jakarta sendiri saat ini terus mendorong sejumlah program utama, seperti pengembangan mobilitas hijau terintegrasi, penguatan adaptasi iklim dan ketahanan banjir, serta percepatan transisi energi berkeadilan guna mewujudkan kota yang lebih berkelanjutan.