JAKARTAHYPE.COM - Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak ke-2570 BE tahun 2026 akan kembali menjadikan kawasan Candi Borobudur di Jawa Tengah sebagai pusat perayaan utama. Perayaan ini selalu menarik ribuan umat Buddha serta wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang ingin menyaksikan prosesi keagamaan yang sakral tersebut.
Rangkaian acara spiritual ini bahkan telah dimulai beberapa waktu sebelum puncak perayaan, diawali dengan kegiatan unik bertajuk Indonesia Walk For Peace (IWFP). Kegiatan ini melibatkan puluhan biksu dari berbagai negara seperti Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia.
Para biksu lintas negara ini melaksanakan perjalanan panjang berjalan kaki dari Bali menuju Borobudur sebagai bagian dari IWFP. Rombongan tersebut memulai langkah mereka pada tanggal 9 Mei 2026 dari Brahmavihara Arama, Buleleng, Bali.
Perjalanan spiritual ini memakan waktu selama 19 hari, dengan total jarak tempuh sekitar 666 kilometer, sebelum akhirnya mereka tiba di kompleks Candi Borobudur pada tanggal 28 Mei 2026.
Dilansir dari sumber artikel, sebelum puncak perayaan, terdapat ritual penting berupa prosesi pengambilan Api Abadi Mrapen yang dijadwalkan pada hari Jumat, 29 Mei 2026, di Grobogan, Jawa Tengah. Prosesi ini diawali dengan penyalaan lilin pancawarna serta sesi pembacaan doa Paritta Suci oleh berbagai majelis Sangha.
Menjelang tengah hari pada hari yang sama, perwakilan biksu akan menyalakan obor utama langsung dari sumber api alam. Ritual ini melambangkan semangat Dharma dan penerangan batin yang tak pernah padam, sebelum obor tersebut diarak menuju Candi Mendut di Magelang.
Di Candi Mendut, Api Abadi tersebut akan disemayamkan dan disakralkan bersama dengan Air Berkah, sebagai persiapan menjelang detik-detik puncak perayaan Tri Suci Waisak di Borobudur.
Puncak perayaan Waisak bagi umat Buddha dan wisatawan yang hadir akan jatuh pada hari Minggu, 31 Mei 2026, di Candi Borobudur. Bagi umat Buddha, momen ini menjadi waktu paling sakral untuk melaksanakan Puja Bakti dan meditasi menyambut detik Waisak.
Dikutip dari agenda resmi pengelola Taman Wisata Candi Borobudur dan Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), ritual Pradaksina mengelilingi candi juga akan dilakukan untuk membersihkan batin dan meraih kedamaian tertinggi.