JAKARTAHYPE.COM - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melanjutkan tren positif pada perdagangan hari ini, Kamis (2/5/2024). Proyeksi ini muncul meski dalam beberapa hari terakhir terjadi aksi jual signifikan yang dilakukan oleh investor asing.

Apa sebenarnya yang mendorong optimisme ini di tengah tekanan jual dari pelaku pasar internasional? Optimisme pasar domestik ini didukung oleh berbagai faktor fundamental yang masih solid dan sentimen positif di pasar regional.

Siapa yang melihat peluang penguatan ini? Analis pasar modal dari Sucor Sekuritas, Riska Afriani, memberikan pandangannya mengenai potensi pergerakan IHSG ke depan.

Di mana proyeksi ini berlaku? Analisis ini merujuk pada kondisi pasar saham yang terjadi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Kapan potensi kenaikan ini diperkirakan terjadi? Proyeksi kenaikan ini berlaku untuk sesi perdagangan hari ini, Kamis tanggal 2 Mei 2024.

Mengapa investor asing masih melakukan aksi jual? Aksi jual asing yang masih dominan ini merupakan respons terhadap ketidakpastian global dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Bagaimana potensi pergerakan IHSG hari ini? IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang konsolidasi yang cukup kuat pada level 7.100 hingga 7.250 poin.

Riska Afriani menjelaskan bahwa meskipun terjadi aksi jual oleh asing, pergerakan IHSG masih ditopang oleh permintaan domestik yang kuat. "Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support di level 7.100 poin dan resistance di level 7.250 poin," ujar Riska Afriani.

Dilansir dari artikel sebelumnya, aksi jual bersih asing tercatat cukup masif dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Namun, volume transaksi domestik berhasil menahan laju penurunan indeks secara signifikan.