JAKARTAHYPE.COM - Kompetisi bulutangkis berskala internasional bertajuk HUNDRED HOO HAA CUP 2026 akan segera diselenggarakan dalam waktu dekat. Ajang ini dirancang sebagai turnamen terbuka yang mengundang partisipasi ribuan pemain dari berbagai negara di dunia.

Acara akbar ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12 hingga 14 Juni 2026 mendatang. Lokasi penyelenggaraan telah ditetapkan di Hall 1, ICE BSD City, sebuah venue yang mampu menampung aktivitas besar.

Turnamen ini dipastikan akan menyajikan skala kompetisi yang masif, melibatkan lebih dari 3.000 peserta yang akan bertanding secara serentak. Untuk mendukung jumlah peserta tersebut, panitia telah menyiapkan sebanyak 25 lapangan pertandingan yang siap digunakan.

Salah satu daya tarik utama dari HUNDRED HOO HAA CUP 2026 adalah total hadiah yang sangat menggiurkan. Total hadiah uang yang diperebutkan oleh para atlet dalam berbagai kategori mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp2,5 miliar.

Konsep yang diusung oleh turnamen ini terbilang sangat segar dan inovatif. Kompetisi ini tidak hanya menyasar atlet profesional saja, melainkan juga terbuka lebar bagi pemain amatir dari rentang usia yang sangat luas.

Kategori usia yang dipertandingkan sangat beragam, mulai dari kelompok 35+ hingga babak 70+. Selain itu, terdapat pula kategori spesial seperti combined age dan kategori VIP yang akan mempertemukan pasangan dari kalangan pengusaha hingga profesional.

Menariknya lagi, tersedia kategori khusus bernama OPEN MAX 35 bagi peserta di bawah usia 35 tahun, di mana level kemampuan bertanding peserta tidak dibatasi. Hal ini menunjukkan komitmen penyelenggara untuk menciptakan inklusivitas dalam olahraga tepuk bulu ini.

Tournament Director, Marvel Mainaky, mengungkapkan bahwa respons dari calon peserta sangat positif, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. "Ini nunjukin kalau kebutuhan akan turnamen bulutangkis yang lebih terstruktur dan berkualitas itu memang besar," ujar Marvel Mainaky.

Proses pendaftaran untuk berpartisipasi telah dibuka sejak tanggal 1 Februari dan akan ditutup secara resmi pada 24 Mei 2026. Antusiasme ini terlihat dari banyaknya peserta yang sudah mendaftar dari negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Korea, India, bahkan hingga Kanada.