JAKARTAHYPE.COM - Kebun Raya Cibodas (KRC) yang berlokasi strategis di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengumumkan bahwa struktur tarif masuk bagi pengunjung tetap stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan. Keputusan ini menjaga KRC tetap menjadi opsi wisata alam yang terjangkau bagi masyarakat luas.
Penetapan harga tiket ini mengacu sepenuhnya pada regulasi tarif yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yang mana tidak ada penyesuaian tarif yang diberlakukan pada awal tahun ini. Hal ini memastikan bahwa harga jual tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan secara nasional.
Secara spesifik, tarif yang berlaku untuk kunjungan pada hari biasa (Senin sampai Jumat) ditetapkan sebesar Rp 15.500 per orang. Angka ini menjadi patokan bagi wisatawan yang berkunjung di luar akhir pekan atau hari libur nasional.
Sementara itu, bagi pengunjung yang datang pada akhir pekan atau hari libur, diberlakukan tarif sedikit lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 25.500 per orang. Meskipun terdapat perbedaan, tarif libur ini juga merupakan tarif lama yang tidak mengalami kenaikan.
Branch Manager Kebun Raya Cibodas, Dede Dani Rudiansyah, memberikan konfirmasi mengenai kebijakan tarif ini setelah dihubungi pada hari Kamis. Ia menegaskan bahwa kebijakan harga ini sejalan dengan implementasi peraturan terbaru.
"Pemberlakuan PP Nomor 13 Tahun 2026 pada awal tahun ini resmi diberlakukan, dimana tarif masuk Kebun Raya Cibodas masih sama dengan tahun sebelumnya," ujar Dede Dani Rudiansyah saat dikonfirmasi.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa meskipun terjadi pembaruan regulasi pada awal tahun, substansi mengenai harga tiket masuk telah ditetapkan untuk dipertahankan seperti kondisi tahun sebelumnya. Hal ini menjadi kabar baik bagi calon wisatawan yang merencanakan kunjungan.
Dikutip dari komunikasi dengan Branch Manager, kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya tarik Kebun Raya Cibodas sebagai destinasi ekowisata yang mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat. Stabilitas harga ini mendukung misi konservasi sekaligus pariwisata.
KRC, sebagai salah satu kawasan konservasi botani penting di Jawa Barat, terus berupaya memberikan pengalaman alam yang maksimal tanpa membebani anggaran pengunjung. Pengelola berharap stabilitas tarif ini dapat mendorong kunjungan yang lebih banyak.