JAKARTA, JakartaHype.com – Dalam langkah strategis terbarunya dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI), Alphabet (NASDAQ: GOOGL) mengumumkan peluncuran "Googlebook," lini baru laptop yang dirancang sepenuhnya berbasis AI. Langkah ini menandai keterlibatan paling langsung perusahaan dalam perangkat keras PC konsumen sepanjang sejarahnya.
Pengumuman ini disampaikan dalam acara virtual Google Android Show: I/O Edition pada 12 Mei. Googlebook bukan sekadar penyegaran Chromebook biasa; ini merupakan kelas laptop baru yang dibangun di atas pondasi Gemini Intelligence.
Pergeseran Sistem Operasi dan Fitur Baru
Google secara resmi beralih dari ChromeOS pada perangkat ini, menggantinya dengan sistem operasi berbasis Android yang menanamkan Gemini sebagai fondasi utama.
Googlebook menawarkan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Android secara natif dan memungkinkan pengguna mengakses berkas ponsel mereka langsung dari laptop. Salah satu inovasi utamanya adalah "Magic Pointer," metode input baru yang mengaktifkan Gemini hanya dengan menggoyangkan kursor. Selain itu, glowbar eksternal pada setiap perangkat akan menjadi penanda visual lapisan AI yang terintegrasi.
Platform ini akan diluncurkan sebagai sebuah ekosistem, didukung oleh mitra perangkat keras seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo. Model pertama Googlebook dijadwalkan rilis pada musim gugur tahun 2026.
Strategi Menguasai Antarmuka AI
Langkah ini dipandang sebagai respons langsung Alphabet terhadap pergeseran lanskap teknologi. Lima belas tahun setelah memperkenalkan Chromebook, Google menyadari bahwa PC semakin bertransformasi dari sekadar alat produktivitas menjadi antarmuka AI utama. Perusahaan yang mengendalikan antarmuka ini akan mengontrol akses ke ekosistem AI yang lebih luas.
Sebagaimana dikutip dari MarketBeat.com pada Minggu (17/5/2026) langkah ini mencerminkan inisiatif serupa yang telah dilakukan oleh Microsoft dengan Copilot+ PC pada tahun 2024.