JAKARTAHYPE.COM - Sistem imigrasi di Malaysia dilaporkan mengalami kelumpuhan total yang berdampak signifikan pada mobilitas ribuan orang di berbagai titik perbatasan negara tersebut. Kejadian ini menimbulkan kesulitan substansial bagi warga negara maupun pelancong asing yang hendak masuk atau keluar Malaysia.
Peristiwa ini secara spesifik menyebabkan penumpukan besar di pos pemeriksaan imigrasi di seluruh wilayah Malaysia. Ribuan individu tercatat sebagai korban langsung dari gangguan operasional yang terjadi di gerbang-gerbang perbatasan vital tersebut.
Gangguan sistem nasional ini terjadi pada hari Kamis, tepatnya tanggal 28 Mei, dini hari waktu setempat. Dampak pemadaman sistem tersebut terasa sangat kuat di tengah tingginya volume lalu lintas lintas batas pada waktu tersebut.
Salah satu lokasi yang paling terpengaruh oleh masalah ini adalah perbatasan darat antara Johor dan Singapura. Titik tersebut dikenal sebagai jalur yang paling sibuk dan memiliki peran vital dalam arus komuter harian kedua negara bertetangga ini.
Gangguan sistem yang melumpuhkan proses keimigrasian berlangsung selama kurang kurang lebih lima jam penuh. Situasi ini memaksa petugas untuk segera mencari solusi alternatif demi mengurai antrean yang semakin memanjang dan padat.
Akibat ketiadaan sistem digital, para petugas imigrasi terpaksa mengalihkan seluruh proses administrasi menjadi manual. Hal ini dilakukan baik untuk melayani warga negara Malaysia maupun untuk memproses kedatangan pelancong asing yang sudah menunggu.
Dilansir dari Channel News Asia, sumber informasi mengenai durasi pemadaman dan dampaknya telah dikonfirmasi. Informasi ini kemudian disebarluaskan pada hari Sabtu, 30 Mei 2025, untuk memberikan pembaruan situasi terkini.
"Pemadaman sistem nasional melumpuhkan proses imigrasi selama sekitar lima jam," demikian disebutkan dalam informasi yang dikutip dari Channel News Asia.
"Petugas imigrasi pun terpaksa melakukan proses administrasi untuk warga Malaysia dan pelancong asing secara manual," tambah sumber tersebut mengenai respons cepat dari pihak berwenang.