JAKARTAHYPE.COM - Meta, induk perusahaan Instagram, kini tengah menguji coba fitur berlangganan premium di beberapa wilayah operasionalnya. Layanan baru ini dinamai 'Instagram Plus' dan menjanjikan sejumlah peningkatan pengalaman bagi para pelanggan berbayar.

Salah satu daya tarik utama dari langganan berbayar ini adalah kemampuan untuk melihat Instagram Story pengguna lain tanpa meninggalkan jejak. Ini berarti privasi pengguna saat mengintai konten orang lain akan meningkat drastis.

Selain fitur 'mengintai' tersebut, pelanggan Instagram Plus juga akan mendapatkan akses untuk memantau secara detail jumlah penonton ulang (re-watch) dari Story yang mereka unggah. Informasi ini biasanya tidak tersedia untuk pengguna reguler.

Uji coba fitur langganan ini diluncurkan sekitar dua bulan setelah Meta mengumumkan rencana ambisius mereka untuk menghadirkan opsi berbayar di Instagram, Facebook, dan WhatsApp kepada Tech Crunch.

Fitur menarik lainnya adalah fleksibilitas dalam mengelola audiens Story. Pelanggan dapat membuat kategori audiens kustom, melampaui opsi standar seperti publik atau 'Close Friends' yang sudah ada.

Pelanggan juga akan menikmati keleluasaan waktu unggahan, di mana Story bisa diperpanjang masa tayangnya melebihi batas 24 jam. Bahkan, ada opsi untuk menyorot Story hingga seminggu sekali agar visibilitasnya meningkat.

Fitur peningkatan interaksi juga disiapkan, termasuk kemampuan mengirimkan 'Superlike' beranimasi ke Story orang lain. Ada pula fitur pencarian cepat untuk melihat siapa saja yang telah menonton Story pengguna.

Meta belum secara resmi mengumumkan negara mana saja yang menjadi garda terdepan pengujian ini. Namun, terdapat indikasi bahwa Meksiko, Jepang, dan Filipina termasuk dalam gelombang awal yang merasakan layanan premium ini.

Mengenai biaya, harga langganan bervariasi antar negara berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan ke Tech Crunch. Di Meksiko, biayanya adalah US$2,20 per bulan, sementara Jepang US$2, dan Filipina US$1,07 per bulan.