JAKARTAHYPE.COM - Sebuah komposisi musik bernada humor berjudul MBG Mas Bahlil Ganteng, yang juga populer dengan akronim My Little Bolu Ketan, telah menjadi perbincangan hangat dan fenomena viral di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok dan Instagram Reels, sepanjang Mei 2026. Karya kreatif ini diciptakan oleh seorang kreator dengan akun media sosial @vokaliz_netizen, yang dikenal mahir mengubah komentar-komentar pengguna internet menjadi sebuah aransemen musik yang menarik perhatian publik.

Lagu ini secara spesifik menyoroti sosok Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dengan dikemas dalam narasi yang absurd dan jenaka, merefleksikan interaksi serta dinamika yang sering terjadi di dunia maya. Popularitas lagu ini membuktikan bagaimana komentar ringan di media sosial dapat bertransformasi menjadi tren hiburan skala besar.

Karya musik yang viral ini berawal dari kompilasi berbagai komentar jenaka yang ditujukan kepada Bapak Bahlil Lahadalia oleh para warga netizen di internet. Singkatan MBG, yang merupakan kependekan dari frasa "Mas Bahlil Ganteng", kemudian menyebar dengan cepat dan diadopsi secara luas sebagai audio latar belakang untuk bermacam konten video kreatif.

Banyak pengguna platform media sosial memanfaatkan audio MBG tersebut sebagai musik pengiring untuk video meme, koreografi tarian sederhana, hingga aksi sinkronisasi bibir yang populer dikenal sebagai lip-sync. Daya tarik utama dari lagu ini terletak pada susunan liriknya yang unik, memadukan ekspresi pujian dengan permainan kata yang cerdas, seperti referensi pada makanan "bolu ketan" dan "buah lil".

Efek dari popularitas yang masif ini membuat lagu tersebut kini dapat ditemukan dan diakses dengan mudah melalui berbagai platform layanan urun aliran musik digital, seperti YouTube dan Spotify. Selain itu, banyak pengguna internet juga mulai mengunggah berbagai versi cover dari lagu tersebut, termasuk membagikan panduan berupa tutorial akor gitar yang ditujukan bagi para pemula.

Salah satu potongan lirik yang berhasil dihimpun dari berbagai video yang beredar di media sosial adalah, "Semenjak kakanda bilang matikan kompor...". Kutipan ini menjadi salah satu bagian yang paling sering digunakan dalam konten-konten yang beredar luas.

Komposisi musik ini dinilai sangat ramah bagi audiens yang baru memulai belajar alat musik karena strukturnya menggunakan progresi akor yang sederhana dan cenderung berulang. Pola petikan atau strumming pattern yang umum disarankan dalam tutorial adalah Down-Down-Up-Up-Down-Up (D-DU-UDU), menunjukkan kemudahan dalam memainkannya.

Progresi akor dasar yang paling sering muncul dalam lagu ini meliputi kunci C, G, Am, dan F, meskipun pada variasi lain, pengguna juga kerap menggunakan kombinasi G, D, Em, dan C. Melalui tutorial yang tersebar di TikTok, terlihat jelas bahwa lagu ini hanya memerlukan empat akor dasar, sehingga sangat mudah dimainkan menggunakan gitar akustik maupun ukulele.

Terdapat empat faktor utama yang diidentifikasi berkontribusi terhadap perkembangan tren lagu ini menjadi sangat luas. Faktor pertama adalah penggunaan lirik yang dinilai menghibur dan unik melalui permainan kata "Buahlil" dan "Bolu Ketan".