JAKARTAHYPE.COM - Elon Musk, melalui perusahaannya, kini secara resmi meluncurkan sebuah aplikasi pesan instan baru yang digadang-gadang akan menjadi pesaing serius bagi WhatsApp. Aplikasi baru ini diberi nama XChat, menandai langkah strategis dalam pengembangan ekosistem digital mereka.
Menurut pantauan yang dilakukan oleh CNBC Indonesia pada hari Selasa, 28 April 2026, XChat sudah mulai dapat diakses dan dijajal oleh para pengguna di Indonesia. Namun, perlu dicatat bahwa peluncuran awal ini masih memiliki batasan akses yang signifikan.
Saat ini, ketersediaan XChat di Tanah Air terbatas hanya bagi pengguna yang menggunakan perangkat dengan sistem operasi berbasis iOS saja. Hal ini menunjukkan bahwa peluncuran awal masih bersifat bertahap dan terfokus pada satu segmen pengguna tertentu.
Proses masuk ke dalam aplikasi XChat dirancang cukup sederhana dan berbeda dari aplikasi perpesanan konvensional. Pengguna tidak diwajibkan untuk melakukan pendaftaran nomor telepon baru untuk dapat menggunakannya.
Sebaliknya, untuk melakukan login, pengguna hanya perlu menghubungkan akun X (sebelumnya Twitter) mereka yang sudah terverifikasi ke dalam aplikasi XChat tersebut. Hal ini mengintegrasikan identitas pengguna dari platform utama ke aplikasi perpesanan ini.
Secara tampilan antarmuka, XChat memiliki kemiripan visual yang mencolok dengan WhatsApp, membuatnya terasa familiar bagi pengguna baru. Selain itu, aplikasi ini juga mengklaim telah dilengkapi dengan fitur keamanan enkripsi end-to-end.
Pengguna XChat dapat langsung memanfaatkan fitur dasar perpesanan, termasuk kemampuan untuk berbagi berbagai jenis file hingga melakukan panggilan video. Semua fungsi ini dapat diakses menggunakan daftar kontak yang sudah terhubung melalui akun X pengguna.
Aplikasi ini menunjukkan fokus yang sangat kuat pada fitur-fitur yang berkaitan erat dengan privasi pengguna. Fitur-fitur unggulan yang ditawarkan mencakup pesan yang bisa menghilang (disappearing messages).
Selain itu, terdapat juga kapabilitas untuk mengedit atau menghapus pesan yang telah terkirim secara permanen untuk semua partisipan dalam obrolan. Aplikasi ini bahkan menyertakan lapisan perlindungan tambahan seperti kemampuan untuk memblokir fitur tangkapan layar (screenshot).