JAKARTAHYPE.COM - Bagi masyarakat umum, barang-barang bekas mungkin hanya dipandang sebagai sampah yang tidak memiliki nilai lebih. Namun, di tangan Nurholis, konsep tersebut diubah total menjadi sebuah destinasi belanja yang sangat berbeda.

Konsep ini termanifestasi dalam sebuah tempat yang dikenal sebagai Mall Wisata Rongsok, sebuah lokasi yang menyajikan pengalaman berburu barang bekas secara terstruktur dan menarik. Tempat ini menawarkan alternatif unik bagi mereka yang jenuh dengan pusat perbelanjaan konvensional.

Wisata Rongsok ini memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk melakukan "perburuan harta karun" barang-barang vintage yang memiliki nilai historis dan estetika tinggi. Berbagai jenis barang tersedia, mulai dari perabot kantor hingga perangkat elektronik retro.

Selain itu, koleksi yang ditawarkan juga mencakup alat musik unik yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain. Keragaman barang ini menjadi daya tarik utama bagi para kolektor dan penggemar barang lawas.

detikTravel baru-baru ini berkesempatan mengunjungi lokasi tersebut untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi di balik bisnis unik ini. Wawancara dilakukan untuk memahami bagaimana ide ini diwujudkan menjadi kenyataan.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk berbincang langsung dengan Aditya, putra dari pemilik Mall Wisata Rongsok. Ia berbagi pandangan mengenai operasional dan visi jangka panjang dari tempat tersebut.

Aditya menjelaskan perspektif keluarga mengenai transformasi barang bekas menjadi komoditas bernilai. "Bagi sebagian orang, barang bekas mungkin hanya dianggap sebagai tumpukan barang-barang yang dibuang," ujar Aditya.

Ia melanjutkan bahwa di bawah pengelolaan ayahnya, Nurholis, tumpukan barang bekas tersebut berhasil diubah menjadi pengalaman belanja yang tidak biasa. "Di tangan Nurholis, pemilik Mall Wisata Rongsok kumpulan barang-barang bekas ini diubah menjadi pengalaman berbelanja yang unik Mall Rongsok/Wisata Rongsok," kata Aditya lebih lanjut.

Tempat ini secara spesifik menyasar para traveler yang mencari pengalaman otentik dan berbeda dari rutinitas belanja modern. Suasana yang ditawarkan sangat kontras dengan gemerlap mal-mal besar pada umumnya.