JAKARTAHYPE.COM - Pertandingan persahabatan internasional ini menjadi salah satu dari dua agenda pemanasan bagi tim nasional Kanada sebelum mentas di Piala Dunia mendatang. Kanada akan berhadapan dengan Uzbekistan di Edmonton dalam upaya mereka untuk mematangkan komposisi skuad di bawah arahan pelatih Jesse Marsch.

Jesse Marsch dan pasukannya tengah berupaya memperbaiki catatan kurang meyakinkan mereka, mengingat Kanada hanya mampu meraih dua kemenangan dari tujuh laga persahabatan terakhir yang telah mereka jalani. Periode internasional sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun mereka tidak terkalahkan dalam enam pertandingan, empat di antaranya berakhir imbang, termasuk tiga laga tanpa gol.

Masalah utama yang dihadapi tim berjuluk The Canucks ini adalah minimnya produktivitas gol, sebuah fakta yang menyoroti perlunya peningkatan efektivitas di lini depan. Sebagai salah satu tuan rumah bersama, Kanada telah ditempatkan di Grup B bersama Bosnia & Herzegovina, Qatar, dan Swiss untuk turnamen akbar tersebut.

Di sisi lain, Uzbekistan, yang dilatih oleh legenda Italia peraih Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro, sedang dalam momentum tinggi. Mereka berhasil mengamankan tiket debut Piala Dunia pertama mereka melalui hasil imbang tanpa gol melawan Uni Emirat Arab pada Juni tahun lalu.

Uzbekistan menjadi negara Asia Tengah pertama yang berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia, meskipun mereka tergabung dalam grup berat bersama Portugal, D.R. Kongo, dan Kolombia. Tim yang dijuluki White Wolves ini belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dan memenangkan lima di antaranya.

"Para pakar taruhan kami memperkirakan Uzbekistan, yang merupakan debutan Piala Dunia, akan sedikit mengungguli Kanada dalam laga persahabatan di Edmonton ini," ujar salah satu analis pertandingan, sebagaimana dikutip dari sumber berita. Hal ini didasarkan pada gaya bermain Uzbekistan yang dianggap sangat kompak dan disiplin.

Fabio Cannavaro telah membawa perubahan signifikan bagi Uzbekistan sejak penunjukannya sebagai pelatih pada Mei 2024, yang terlihat dari tren positif mereka baru-baru ini. Pelatih Jesse Marsch sendiri telah memimpin Kanada dalam 29 pertandingan, namun hanya memenangkan 12 di antaranya, menekankan kebutuhan mendesak untuk perbaikan performa.

"Skuad asuhan Cannavaro yang muda dan energik seharusnya mampu mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan ini," kata seorang pengamat sepak bola, dikutip dari sumber berita. Uzbekistan terakhir kali merasakan kekalahan dari Uruguay pada Oktober 2025 dalam sebuah laga persahabatan.

Meskipun Kanada menunjukkan pertahanan yang solid dengan lima nirbobol dalam enam laga terakhir, hal ini kontras dengan hasil ofensif mereka yang hanya mencetak dua gol atau lebih dalam tiga dari sembilan pertandingan sejak tersingkir dari Piala Emas 2025. Dengan kehadiran Jonathan David di lini depan, harapan besar diletakkan pada para penyerang Kanada untuk menemukan ritme menjelang turnamen.