JAKARTAHYPE.COM - Kemenangan gemilang Tim Nasional Mesir atas Selandia Baru dalam lanjutan Piala Dunia 2026 ternyata diwarnai oleh kendala logistik yang signifikan. Perjalanan skuad asuhan Mohamed Salah ini mengalami hambatan tak terduga setelah laga yang berlangsung di Kanada.

Asosiasi Sepakbola Mesir (EFA) secara resmi mengonfirmasi adanya permasalahan administratif dan perjalanan yang dialami oleh timnas mereka. Kendala ini muncul persis setelah mereka berhasil meraih poin penuh pertama di turnamen bergengsi tersebut.

Permasalahan utama terjadi ketika tim Mesir, yang diperkuat bintang Liverpool Mohamed Salah, seharusnya melanjutkan perjalanan rute dari Vancouver menuju Seattle. Mereka dilaporkan tidak mendapatkan izin transit atau penerbangan lanjutan sesuai jadwal semula.

Kemenangan yang diraih Mesir tersebut memiliki skor akhir 3-1 melawan Selandia Baru. Hasil ini sangat krusial karena menjadi raihan tiga poin perdana bagi Mesir dalam gelaran Piala Dunia 2026.

Mohamed Salah menunjukkan performa apiknya dengan berhasil menyumbang satu gol dalam pertandingan tersebut. Kontribusi sang bintang dinilai sangat penting dalam menjaga asa Mesir untuk melaju ke fase gugur atau babak 32 besar.

Menurut informasi yang diperoleh, penundaan perjalanan ini memaksa delegasi tim harus kembali ke markas atau akomodasi mereka di Vancouver. Mereka harus menunggu proses perizinan selesai sebelum dapat melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Dikutip dari konfirmasi yang dikeluarkan oleh otoritas sepakbola negara tersebut, "Asosiasi Sepakbola Mesir (EFA) mengonfirmasi adanya masalah perjalanan yang dialami tim nasional mereka usai pertandingan Piala Dunia 2026 di Kanada," ujar perwakilan EFA.

Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi staf pelatih dan manajemen tim dalam menjaga kondisi fisik dan mental para pemain. Mereka harus mengatur ulang jadwal pemulihan dan persiapan untuk pertandingan selanjutnya.

Dilansir dari sumber berita terkait, "Tim yang diperkuat Mohamed Salah itu disebut tidak mendapatkan izin untuk melanjutkan perjalanan dari Vancouver ke Seattle setelah kemenangan atas Selandia Baru," menggarisbawahi detail teknis hambatan yang dihadapi.