JAKARTAHYPE.COM - Facebook kembali mengukuhkan posisinya sebagai penguasa pasar media sosial dalam hal perolehan pendapatan iklan global. Berdasarkan data terbaru dari perusahaan riset Omdia, anak perusahaan Meta ini tetap menjadi pemimpin utama di tengah persaingan ketat platform digital lainnya.
Pencapaian luar biasa ini terungkap melalui grafik data yang dipaparkan oleh Maria Rua Aguete selaku Kepala Media & Hiburan Omdia dalam sebuah sesi diskusi baru-baru ini. Facebook tercatat berhasil mengungguli platform populer lainnya, termasuk TikTok dan sesama aplikasi di bawah naungan Meta, yakni Instagram.
"Facebook memimpin dalam perolehan pendapatan iklan di antara seluruh media sosial lainnya dan berhasil mengalahkan aplikasi besar seperti TikTok," ujar Maria Rua Aguete.
Saat ini, empat platform raksasa yang terdiri dari Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok menguasai lebih dari 90 persen total pendapatan iklan media sosial. Khusus untuk grup Meta saja, perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut telah menggenggam sekitar 70 persen pangsa pasar iklan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan platform media sosial lainnya seperti LinkedIn, Pinterest, Reddit, hingga X yang dahulu bernama Twitter. Para pemain ini dilaporkan hanya mendapatkan porsi kecil dari total keseluruhan pangsa pasar iklan di industri media sosial global.
Pertumbuhan nilai pasar iklan secara keseluruhan diprediksi akan menembus angka US$1,6 triliun, dengan US$1,5 triliun di antaranya berasal dari sektor iklan online. Angka fantastis ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan pencapaian tahun 2025 yang berada di level US$935 miliar.
Untuk tahun ini, pendapatan dari sektor iklan diproyeksikan tumbuh hingga 13 persen, sementara iklan di media tradisional hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 2 persen. Tren ini memperlihatkan pergeseran besar minat pengiklan yang lebih memilih platform digital yang lebih interaktif.
"Media sosial memiliki indeks yang lebih tinggi pada pengeluaran iklan per jam dan sebagian besar pengeluaran ini hanya mengalir kepada sejumlah kecil pemain utama saja," kata Maria Rua Aguete.
Peralihan belanja iklan ke ranah media sosial ini membawa dampak yang cukup serius bagi industri televisi konvensional yang mulai kehilangan pasar. Pendapatan dari iklan video sosial diperkirakan bakal menyumbang sekitar 40 persen dari total pendapatan TV dan video pada tahun 2030 mendatang, dilansir dari The Hollywood Reporter.