JAKARTAHYPE.COM - New York Knicks berhasil mengamankan tiket menuju Final NBA setelah menunjukkan dominasi luar biasa dalam babak playoff musim ini. Prestasi ini menandai kembalinya mereka ke panggung final liga setelah penantian panjang sejak tahun 1999.
Kemenangan penentu diraih setelah mereka mengalahkan Cleveland Cavaliers dengan selisih skor mencolok 37 poin pada hari Senin, sekaligus menuntaskan sweep 4-0 dalam seri Final Wilayah Timur. Liga telah mengumumkan jadwal lengkap untuk seri final yang akan datang melalui platform Twitter.
Seri Final NBA dijadwalkan akan dimulai pada hari Rabu, 3 Juni, dengan pertandingan pertama akan disiarkan pukul 8:30 ET, terlepas dari siapa lawan mereka antara San Antonio Spurs atau Oklahoma City Thunder. Seluruh pertandingan final tersebut akan disiarkan secara eksklusif melalui jaringan ABC.
Jalen Brunson secara aklamasi terpilih sebagai Pemain Terbaik (MVP) Final Wilayah Timur, sebuah pengakuan atas kontribusinya yang signifikan sepanjang seri tersebut. Ia menerima trofi Larry Bird yang prestisius sebagai penghargaan atas pencapaian ini.
Penghargaan MVP tersebut diputuskan melalui pemungutan suara yang melibatkan sembilan anggota media terpilih, sebagaimana dikonfirmasi oleh NBA. "Jalen Brunson terpilih secara bulat sebagai MVP Final Wilayah Timur," sebagaimana diumumkan oleh NBA (melalui tautan Twitter).
Dalam empat pertandingan yang dimainkan melawan Cleveland, sang kapten dan point guard bintang Knicks tersebut mencatatkan rata-rata 25,5 poin, 7,8 assist, dan 3,3 rebound per pertandingan dalam waktu bermain rata-rata 39,5 menit.
Meskipun Game 1 sempat menyajikan ketegangan dalam persaingan melawan Cleveland, Knicks secara keseluruhan menunjukkan superioritas di tiga pertandingan berikutnya dengan kemenangan yang diraih dengan mudah. Sebelumnya, mereka juga sukses menyingkirkan Atlanta Hawks di babak pertama dan menyapu bersih Philadelphia 76ers di putaran kedua.
Knicks sempat mengalami kesulitan di awal musim playoff dengan menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan pertama, namun tren tersebut kini menjadi kenangan jauh. Mereka kini sedang menikmati rentetan 11 kemenangan beruntun, yang menyamai rekor sebagai urutan ketiga terpanjang dalam sejarah postseason liga.
Catatan impresif lainnya adalah selisih skor total keunggulan mereka dalam 11 kemenangan beruntun tersebut, yaitu melampaui lawan dengan agregat 262 poin. "New York telah mengungguli lawan mereka dengan selisih 262 poin dalam rentang waktu tersebut, merupakan perbedaan poin terbaik dalam 11 pertandingan—baik musim reguler maupun playoff—dalam sejarah NBA," cuit Tim Bontemps dari ESPN.