JAKARTAHYPE.COM - Ironisnya, konflik antara perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD) justru mendongkrak popularitas layanan mereka. Anthropic, yang sebelumnya merupakan pemasok teknologi AI untuk kebutuhan militer AS, mengalami dampak positif dari ketegangan tersebut.
Keputusan Anthropic untuk menolak penggunaan alat AI mereka dalam menciptakan senjata otonom dan kegiatan spionase terhadap warga AS menjadi titik balik utama. Penolakan ini memicu reaksi keras dari pemerintahan Donald Trump, yang kemudian berujung pada pencabutan kemitraan.
Di tengah masalah ini, aplikasi AI andalan Anthropic, yaitu Claude, mencatatkan lonjakan pelanggan berbayar yang sangat signifikan. Data analisis transaksi kartu kredit dari 28 juta warga AS menunjukkan peningkatan pelanggan berbayar Claude yang paling tinggi sejak awal tahun 2026.
Lonjakan pelanggan ini terjadi seiring dengan meningkatnya sorotan publik terhadap sikap teguh Anthropic yang berani menentang kebijakan pemerintahan saat itu. Ketegangan memuncak ketika DoD sempat memberikan label "risiko rantai pasok" kepada perusahaan tersebut.
"Anthropic menilai aksi pemerintah tersebut berdampak pada bisnisnya," mengacu pada dampak pelabelan tersebut terhadap operasional perusahaan. Namun, nasib label tersebut kini terhenti sementara karena diblokir oleh hakim federal sambil menunggu proses gugatan hukum yang masih bergulir.
"Data analisis transaksi kartu kredit terhadap sekitar 28 juta warga AS menunjukkan jumlah pelanggan berbayar Claude melonjak dalam jumlah terbanyak sejak awal 2026," dilansir dari TechCrunch, Senin (30/3/2026). Hal ini menunjukkan respons positif pasar terhadap etika perusahaan.
Konsumen di Amerika Serikat tercatat beramai-ramai berlangganan layanan berbayar Claude, terutama paket "Pro" yang dibanderol seharga US$20 per bulan. Bahkan, pengguna lama layanan ini kembali aktif dalam jumlah besar pada bulan Februari.
Selain faktor konflik etis dengan pemerintah, strategi pemasaran yang agresif juga turut mendorong pertumbuhan ini. Anthropic meluncurkan iklan yang disiarkan saat Super Bowl, menyindir pesaing utama mereka, OpenAI, terkait kebijakan iklan pada ChatGPT.
Pemasaran ini berhasil menarik perhatian publik secara luas, meningkatkan kesadaran akan produk Claude. Peluncuran fitur-fitur baru seperti Claude Code, Claude Cowork, dan kemampuan "Computer Use" juga memperkuat daya tarik layanan di kalangan profesional.