JAKARTAHYPE.COM - Ashley St. Clair, seorang influencer konservatif berusia 27 tahun, baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya mengenai tekanan yang ia hadapi sebagai ibu tunggal. Tekanan ini semakin memuncak karena adanya perselisihan hukum dengan mantan pasangannya, miliarder Elon Musk.
Kisah ini terungkap melalui serangkaian unggahan video di platform TikTok oleh St. Clair. Ia menceritakan dinamika hubungannya dengan Musk yang kini berujung pada permasalahan hukum terkait anak mereka.
Ashley St. Clair diketahui memiliki seorang putra bernama Romulus yang lahir pada September 2024. Selain Romulus, ia juga telah memiliki satu anak dari hubungan sebelumnya, menjadikannya ibu dari dua anak.
Pertemuan awal antara Ashley dan Elon Musk terjadi dalam konteks lingkungan politik sayap kanan Amerika Serikat. Ashley merasa bahwa mencapai impian memiliki keluarga ideal menjadi sulit terwujud pada saat itu.
Keinginan Ashley untuk memiliki lebih banyak anak ternyata sejalan dengan visi Elon Musk yang juga memiliki ambisi untuk memiliki keturunan yang banyak. Kesamaan visi ini menjadi salah satu titik awal kedekatan mereka.
Sebagai seorang ibu tunggal dengan kondisi ekonomi yang belum stabil, Ashley mengaku tertarik dengan tawaran Musk untuk memiliki anak bersama. Ia melihat tawaran tersebut sebagai jaminan masa depan yang lebih terjamin bagi keturunannya.
Ashley menegaskan bahwa keputusannya memiliki anak dengan Musk bukan didorong oleh keinginan akan kemewahan semata, melainkan demi memastikan anak-anaknya mendapatkan perawatan yang layak. Ia mengungkapkan, "Aku hanya ingin menjadi ibu tanpa harus terlalu khawatir dengan kondisi ekonomi," ujar Ashley St. Clair.
Namun, suasana hubungan mereka mulai berubah drastis setelah Ashley hamil. Ia merasa tidak mendapatkan gambaran yang sepenuhnya jujur mengenai hubungan Musk dengan perempuan lain yang juga memiliki anak darinya.
Ashley kemudian menyampaikan pengamatan pribadinya mengenai perubahan sikap Musk. Ia menyatakan, "Tidak ada yang akan percaya, tapi aku bersumpah dia jauh lebih normal sebelum aku hamil," kata Ashley St. Clair.