JAKARTAHYPE.COM - Momen bersejarah dalam tradisi Kerajaan Belgia baru saja terukir saat Putri Eleonore tampil memukau di hadapan publik. Hal ini terjadi dalam sebuah jamuan kenegaraan penting yang diselenggarakan di Kastel Laeken, Brussel.

Putri bungsu dari pasangan Raja Philippe dan Ratu Mathilde ini sukses menjadi pusat perhatian utama malam itu. Pasalnya, ini adalah kali pertama bagi sang putri tampil resmi di acara kenegaraan dengan mengenakan tiara kebanggaan kerajaan.

Sesuai dengan adat istiadat yang berlaku dalam keluarga kerajaan Eropa, anggota perempuan umumnya baru diizinkan mengenakan tiara saat mereka menginjak usia genap 18 tahun. Usia ini menandai transisi menuju peran yang lebih formal dalam agenda kerajaan.

Untuk debut bersejarahnya tersebut, Putri Eleonore dilaporkan memilih tiara yang belum pernah diperlihatkan kepada publik sebelumnya. Perhiasan tersebut menjadi simbol penting dalam perjalanan putri muda ini dalam menjalankan tugas kerajaan.

Menurut keterangan dari seorang reporter kerajaan, Rick Evers, perhiasan mewah tersebut sesungguhnya merupakan hadiah ulang tahun ke-18 yang diterima Putri Eleonore dari Raja Philippe dan Ratu Mathilde pada bulan April lalu. "Perhiasan tersebut merupakan hadiah ulang tahun ke-18 dari Raja Philippe dan Ratu Mathilde pada April lalu," ujar Rick Evers.

Tiara yang dikenakan Putri Eleonore ini diketahui memiliki sejarah tersendiri. Dikutip dari sumber berita, perhiasan tersebut merupakan karya dari perhiasan ternama asal Brussel, Coosemans, dan telah dibeli melalui proses lelang pada tahun 2019.

Penampilan anggun Putri Eleonore semakin lengkap dengan pemilihan busana yang elegan. Ia mengenakan gaun berwarna pink pastel dengan potongan lurus dan detail leher bergaya swan neck, sebuah pilihan klasik yang sering dipilih bangsawan untuk acara resmi.

Debut istimewa ini juga bertepatan dengan pencapaian penting dalam kehidupan pribadi sang putri. Dalam beberapa minggu ke depan, Putri Eleonore dijadwalkan akan menyelesaikan studinya di International School of Brussels dengan program International Baccalaureate.

Selain aktif mendampingi agenda keluarga kerajaan, Putri Eleonore dikenal memiliki kemampuan linguistik yang mumpuni. Ia dilaporkan menguasai tiga bahasa utama, yaitu Belanda, Prancis, dan Inggris, yang tentunya akan berguna dalam tugas diplomatiknya di masa depan.