JAKARTAHYPE.COM - Pemain kunci tim bola basket putra Michigan, Morez Johnson Jr., telah secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mendaftarkan diri dalam NBA Draft mendatang. Keputusan ini diambil belum lama setelah timnya berhasil meraih gelar juara nasional NCAA pada awal bulan ini.
Keputusan ini dibuat oleh Johnson setelah Michigan Wolverines meraih gelar juara nasional pertama mereka sejak tahun 1989. Ia menyatakan niatnya untuk mengikuti proses seleksi profesional tersebut sambil tetap mempertahankan statusnya sebagai atlet mahasiswa NCAA.
Johnson memiliki waktu hingga tanggal 27 Mei untuk menarik namanya dari daftar pendaftaran jika ia memutuskan untuk kembali dan bermain di musim juniornya bersama Michigan. Proses ini menunjukkan fleksibilitas yang kini tersedia bagi atlet di era baru.
Sebelum bergabung dengan Michigan musim lalu, Johnson merupakan bagian dari tim Illinois selama musim 2024-2025. Langkah transfernya ke Michigan terbukti sangat krusial bagi kesuksesan tim di musim kompetisi yang baru saja berakhir.
Setelah pindah ke Michigan, Johnson segera menjadi kontributor utama dalam skuad. Ia berhasil mencatatkan rata-rata poin tertinggi kedua bagi timnya dan memimpin Wolverines dalam perolehan rebound dengan rata-rata 7,3 per pertandingan.
Pelatih kepala Michigan, Dusty May, memberikan julukan khusus kepada Johnson atas semangat juangnya di lapangan. "Pelatih kepala Michigan Dusty May menjulukinya 'The Enforcer' dan 'Junkyard Dog', sebuah apresiasi atas kegigihannya dalam bertahan," demikian disampaikan.
Penghargaan atas performa defensifnya juga datang dalam bentuk pengakuan formal, di mana Johnson terpilih masuk ke dalam Tim All-Defensive Big Ten. Namun, kontribusinya tidak hanya terbatas pada segi pertahanan saja.
Kemampuan ofensif Johnson juga menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam akurasi tembakan dari luar garis tiga angka seiring berjalannya musim kompetisi. Banyak proyeksi awal dari analis NBA memberikan Johnson peringkat sebagai pilihan putaran pertama.
Mengenai potensi finansial, belum jelas berapa besar kompensasi Name, Image, and Likeness (NIL) yang mungkin ia peroleh jika memutuskan kembali ke Michigan atau memilih untuk pindah ke universitas lain.