JAKARTAHYPE.COM - Kabar gembira menyelimuti kubu tim nasional Cape Verde setelah perjuangan panjang kiper veteran mereka, Vozinha, membuahkan hasil. Sang ibu kini dipastikan telah mendapatkan visa untuk terbang menuju Amerika Serikat.
Peristiwa ini terjadi menyusul penampilan gemilang Vozinha yang telah menginjak usia 40 tahun dalam pertandingan penting Grup H Piala Dunia 2026. Ia sukses mencatatkan nirbobol atau cleansheet saat Cape Verde menghadapi tim kuat Spanyol di Mercedes-Benz Stadium pada 15 Juni 2026.
Dalam laga krusial tersebut, kontribusi Vozinha sangat vital bagi timnya. Ia tercatat melakukan tujuh kali penyelamatan krusial yang menjadi penentu keberhasilan Cape Verde meraih hasil positif melawan Spanyol.
Namun, di tengah euforia kemenangan tersebut, Vozinha sempat mengungkapkan kegelisahan mendalam. Ia merasa sedih karena sang ibu gagal mendapatkan izin visa untuk masuk ke Amerika Serikat sehingga tidak bisa menyaksikan penampilan heroiknya secara langsung.
Situasi ini segera mendapatkan perhatian dari kalangan politisi Amerika Serikat. Pemimpin Fraksi Demokrat DPR AS, Hakeem Jeffries, mengambil langkah cepat untuk membantu menyelesaikan masalah visa tersebut.
Hakeem Jeffries mengonfirmasi bahwa dirinya telah turun tangan langsung dalam upaya diplomasi ini. Beliau menyatakan telah berkomunikasi dengan pihak terkait mengenai permohonan visa ibu dari kiper Cape Verde tersebut.
"Saya telah berbicara langsung dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, untuk membantu proses pengurusan visa ibu Vozinha," ujar Hakeem Jeffries pada hari Rabu (17/6).
Dengan terbitnya visa tersebut, Vozinha kini berpeluang besar untuk didampingi oleh ibunya dalam laga Cape Verde berikutnya di kompetisi bergengsi tersebut. Tindakan cepat dari politisi AS ini menunjukkan adanya dukungan lintas negara terhadap atlet yang berprestasi.
Dilansir dari berbagai sumber, momen pertemuan antara Vozinha dan ibunya di Amerika Serikat diharapkan menjadi suntikan semangat baru bagi penampilan tim Cape Verde selanjutnya.