JAKARTAHYPE.COM - Pengadilan Amerika Serikat telah menjatuhkan vonis hukuman penjara selama 41 bulan, setara dengan tiga tahun lima bulan, kepada Kenneth Iwamasa. Iwamasa merupakan asisten pribadi dari bintang serial Friends, mendiang Matthew Perry.
Keputusan hukum ini dibacakan dalam sebuah sidang pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Hukuman ini dijatuhkan atas keterlibatan Iwamasa dalam jaringan distribusi ketamin yang terkait dengan kematian aktor ternama tersebut.
Dilansir dari Media Indonesia, selain hukuman kurungan badan, hakim juga memerintahkan Iwamasa untuk membayar denda sebesar US$10.000 dan denda tambahan sebesar US$100. Pria tersebut juga harus menjalani masa pengawasan selama dua tahun setelah bebas dari penjara.
Iwamasa diwajibkan untuk menyerahkan diri kepada pihak berwenang pada tanggal 17 Juli mendatang untuk memulai menjalani masa hukuman yang telah ditetapkan oleh pengadilan. Ia sebelumnya telah mengaku bersalah atas satu tuduhan konspirasi mendistribusikan ketamin.
Kenneth Iwamasa adalah terdakwa terakhir dari lima orang yang telah menerima vonis terkait kasus kematian Matthew Perry. Perry ditemukan meninggal dunia pada 28 Oktober 2023 di bak jacuzzi kediamannya di Los Angeles akibat efek akut dari zat ketamin.
Dalam dokumen perjanjian pengakuan bersalahnya, Iwamasa mengakui telah menyuntikkan ketamin kepada Perry secara berulang kali dalam beberapa hari sebelum kematian sang aktor. Pada hari tragis itu, Perry dilaporkan meminta suntikan ketiga dengan dosis yang lebih tinggi kepada asistennya.
"Suntik saya dengan dosis besar," adalah permintaan terakhir yang disampaikan oleh Matthew Perry, Aktor.
Menurut kesaksian, Iwamasa kemudian meninggalkan kediaman tersebut untuk menyelesaikan urusan lain, dan saat kembali, ia menemukan Perry sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Setelah vonis dibacakan, Iwamasa berbalik menghadap keluarga Perry yang hadir di ruang sidang, termasuk ibu Perry, Suzanne, dan suaminya, Keith Morrison.
"Saya sangat menyesal kepada Anda semua. Anda semua tahu betapa Matthew sangat mencintai Anda. Saya sangat menyesal telah melakukan tindakan ilegal. Saya akan selamanya menyesalinya dan saya akan membawanya sampai ke liang kubur serta menjadikannya sebagai pelajaran untuk membuat pilihan yang lebih baik daripada yang saya lakukan. Saya sangat, sangat menyesal dan saya menyampaikan belasungkawa saya kepada Anda," kata Kenneth Iwamasa, Asisten Pribadi.