JAKARTAHYPE.COM - Di dunia pemasaran digital yang terus berkembang pesat, sebuah aplikasi belanja cerdas bernama Phia kini tengah menjadi sorotan publik. Aplikasi yang didirikan oleh Phoebe Gates, putri dari pendiri Microsoft, Bill Gates, ini diduga menggunakan taktik yang meragukan untuk meningkatkan pendapatannya.
Aplikasi Phia sendiri baru saja diluncurkan pada awal musim semi tahun 2025. Sejak awal kemunculannya, Phia menawarkan diri sebagai asisten belanja pintar yang dapat membantu pengguna menemukan berbagai penawaran menarik.
Melalui sebuah ekstensi peramban, Phia memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mencari harga terbaik, kode diskon, serta berbagai promosi eksklusif dari berbagai toko online terkemuka.
Model bisnis Phia sangat bergantung pada sistem kemitraan afiliasi. Ini berarti, setiap kali pengguna melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan oleh Phia, aplikasi tersebut akan mendapatkan sebagian dari keuntungan penjualan.
Namun, belakangan muncul tudingan bahwa Phia diduga terlibat dalam praktik penipuan komisi. Modus yang disinyalir digunakan adalah teknik tersembunyi yang dikenal dalam dunia pemasaran digital sebagai "cookie stuffing".
Praktik "cookie stuffing" ini merupakan metode yang memungkinkan penempatan cookie pelacakan ke peramban pengguna tanpa sepengetahuan atau persetujuan eksplisit mereka. Tujuannya adalah untuk mengklaim komisi afiliasi secara tidak adil.
"Startup aplikasi belanja cerdas Phia, yang didirikan oleh Phoebe Gates, putri pendiri Microsoft Bill Gates, kini tengah menjadi sorotan akibat dugaan praktik penipuan komisi," demikian keterangan yang disampaikan oleh sumber berita.
Lebih lanjut, sumber tersebut menjelaskan bahwa modus yang digunakan diduga melibatkan teknik tersembunyi yang dikenal sebagai "cookie stuffing" dalam dunia pemasaran digital. Hal ini mengindikasikan adanya potensi pelanggaran etika dalam strategi bisnis yang dijalankan oleh Phia.
Aplikasi Phia diluncurkan pada awal musim semi 2025 dengan janji sebagai asisten belanja pintar. Janji ini disampaikan kepada publik sebagai bagian dari upaya menarik minat pengguna dan membangun reputasi positif di pasar.