JAKARTAHYPE.COM - Serial anime populer One Piece telah resmi mengumumkan dimulainya penayangan saga terbaru, yaitu Arc Elbaf. Langkah ini diambil setelah produksi sempat menghentikan sementara penayangan selama tiga bulan pada awal tahun 2026.
Arc Elbaf ini diposisikan sebagai alur cerita yang sangat krusial dalam keseluruhan narasi One Piece karena memiliki kaitan langsung dengan misteri besar Abad Kekosongan. Pengenalan karakter sentral dari arc ini adalah sosok Pangeran Loki yang kini menjadi sorotan utama.
Karakter Pangeran Loki sebenarnya sudah pernah disinggung dalam versi manga, menunjukkan bahwa ia memiliki koneksi penting dengan antagonis utama dalam karya cipta Eiichiro Oda tersebut. Informasi ini memberikan petunjuk mengenai pentingnya peran Loki di masa depan cerita.
Nama Loki pertama kali muncul dalam bab 858 manga, ketika ia berupaya menikahi Lola, putri dari Big Mom, demi mengamankan sebuah aliansi politik dengan Bangsa Raksasa. Rencana pernikahan tersebut akhirnya batal setelah Lola memutuskan untuk melarikan diri dari rumah.
Dalam adaptasi animenya, Loki kini digambarkan sebagai figur yang dibenci oleh seluruh masyarakat Elbaf. Ia dituduh telah melakukan serangkaian kejahatan serius yang merusak reputasi serta tatanan di pulau tersebut.
Publik Elbaf meyakini bahwa Loki adalah pelaku pembunuhan terhadap Raja Harald, pemimpin paling dihormati dan terkuat dalam sejarah bangsa Raksasa. Insiden tragis ini terjadi di Kastil Aurust kurang lebih 14 tahun sebelum garis waktu cerita saat ini berlangsung.
"Saat ini, Loki dikisahkan dalam kondisi terikat pada sebuah pohon legendaris selama enam tahun tanpa ada satu pun pihak yang membebaskannya," demikian dikabarkan mengenai kondisi pangeran tersebut.
Kebenaran di balik insiden yang menimpa Raja Harald di Kastil Aurust dijanjikan akan mulai terungkap melalui episode-episode terbaru dalam Arc Elbaf. Selain itu, kemampuan khusus Loki yang memanfaatkan Buah Iblis legendaris diklaim melampaui pemahaman manusia biasa.
Dilansir dari Detikcom, "Arc Elbaf disebut sebagai salah satu bagian terpenting dalam keseluruhan narasi One Piece yang menghubungkan plot dengan Abad Kekosongan."