JAKARTAHYPE.COM - Kondisi abrasi di pesisir Bali dilaporkan semakin memburuk dan menunjukkan dampak destruktif yang signifikan. Fenomena alam ini kini menjadi perhatian serius karena mengancam situs-situs bersejarah dan keagamaan yang ada di tepi pantai.
Salah satu lokasi yang paling terdampak parah adalah wilayah Jembrana, khususnya kawasan yang menaungi Pura Tirta Rambut Siwi. Ancaman keruntuhan kini menghantui pura tersebut akibat gerusan ombak laut yang tak kunjung mereda.
Secara spesifik, kerusakan masif ini terjadi di kawasan Yehembang Kangin, yang terletak di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Wilayah ini menjadi titik pertemuan antara kekuatan laut dan daratan yang kini semakin timpang.
Gempuran ombak yang intens dilaporkan telah menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur Pura Tirta Rambut Siwi. Beberapa bangunan suci pura dilaporkan telah hancur dan berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan, nyaris ambruk.
Titik terparah dari fenomena abrasi ini terpusat tepat di bawah area utama Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi. Keberadaan pura di atas tebing yang terkikis mempercepat laju kerusakan struktural di area tersebut.
Dampak kerusakan tersebut sudah terlihat jelas pada elemen-elemen vital pura. Tembok penyengker pura, yang berfungsi sebagai pembatas kawasan suci, kini telah hancur total tersapu oleh kekuatan ombak pantai.
Selain tembok penyengker, gerbang utama pura juga ikut menjadi korban keganasan abrasi. Disebutkan bahwa Kori Pura Tirta kini telah ikut rata dengan tanah akibat sapuan ombak yang kuat dan berkelanjutan.
"Abrasi yang menerjang pesisir pantai Bali makin parah," menggarisbawahi urgensi situasi yang dihadapi oleh pengelola dan masyarakat setempat terkait ancaman ini.
Pihak terkait tengah memantau situasi karena kerusakan pada Pura Rambut Siwi di Jembrana terancam runtuh akibat gerusan abrasi yang terus berlangsung.