JAKARTAHYPE.COM - Grup F Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik karena empat tim yang tergabung di dalamnya memiliki potensi untuk melaju ke babak gugur. Belanda dianggap sebagai favorit utama untuk menempati posisi puncak klasemen grup.

Meskipun kekuatan serangan generasi sebelumnya mungkin sedikit berkurang, tim nasional Belanda memiliki kualitas dan pengalaman yang mumpuni di lini pertahanan dan lini tengah. Mereka akan bersaing ketat dengan Jepang yang berada di peringkat ke-18 dunia, Swedia dengan pemain depan yang menonjol, serta Tunisia yang dikenal sulit dikalahkan.

Dengan format baru Piala Dunia yang kini melibatkan 48 tim, terdapat kemungkinan unik di mana lolos sebagai peringkat ketiga bisa lebih menguntungkan daripada menjadi runner-up. Hal ini disebabkan runner-up kemungkinan besar akan langsung berhadapan dengan tim kuat seperti Brasil di babak 32 besar.

Oleh karena itu, insentif untuk memenangkan grup menjadi sangat besar, yang diprediksi akan membuat persaingan di Grup F menjadi semakin menarik untuk disaksikan. Jadwal pertandingan krusial akan dimulai pada 14 Juni dengan laga Belanda melawan Jepang di AT&T Stadium, Arlington.

Menurut banyak bandar taruhan, Belanda menempati urutan kedelapan favorit untuk memenangkan Piala Dunia, namun kekuatan pertahanan mereka menjadi aset utama di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara ini. "Mereka mengatakan pertahanan memenangkan turnamen, dan Belanda memiliki salah satu yang terbaik di Amerika Utara musim panas ini," mengutip analisis dari media tersebut.

Kapten Virgil van Dijk diprediksi akan berduet dengan Jurrien Timber di jantung pertahanan, didukung oleh Micky van de Ven di bek kiri dan Denzel Dumfries di bek kanan. Ronald Koeman juga memiliki opsi lini tengah yang mengesankan, seperti Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, dan Tijjani Reijnders, meskipun absennya Xavi Simons akibat cedera menjadi kerugian.

Berbeda dengan tim Belanda era sebelumnya, opsi serangan mereka dianggap sedikit tipis, meskipun Donyell Malen menunjukkan performa impresif saat dipinjamkan ke AS Roma musim ini. Sisi Jepang, di bawah asuhan Hajime Moriyasu, telah menunjukkan peningkatan signifikan dengan menempati peringkat 20 besar dunia.

Jepang membuktikan mampu bersaing dengan tim elite dunia, termasuk mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022. "Hajime Moriyasu telah membangun tim yang terorganisir dengan baik, penuh energi, dan memiliki keahlian teknis yang baik," menurut analisis yang ada.

Salah satu sorotan utama Jepang adalah striker Ayase Ueda dari Feyenoord, yang berhasil meraih Sepatu Emas Eredivisie dengan 25 gol dalam 31 pertandingan musim ini, meskipun mereka kehilangan Kaoru Mitoma karena cedera. Swedia, yang lolos melalui babak play-off Nations League setelah mengalahkan Polandia, mengandalkan daya gedor mereka.