JAKARTAHYPE.COM - Aktor Nick Pasqual, yang dikenal publik melalui perannya dalam serial televisi populer "How I Met Your Mother," akhirnya menghadapi konsekuensi hukum atas tindakannya. Pada Selasa (3/6/2026), hakim di Los Angeles menjatuhkan vonis berat berupa hukuman 32 tahun hingga seumur hidup kepadanya.

Keputusan ini diambil setelah Pasqual, yang berusia 36 tahun, dinyatakan bersalah atas dakwaan percobaan pembunuhan terhadap mantan kekasihnya, seorang penata rias bernama Allie Shehorn. Peristiwa penyerangan ini terjadi pada Mei 2024 dan sempat menggemparkan publik hiburan.

Dalam sidang penetapan hukuman, korban, Allie Shehorn, hadir secara langsung untuk memberikan kesaksian emosional di hadapan majelis hakim. Luka fisik yang dideritanya masih terlihat jelas, termasuk bekas sayatan pada area lengan dan lehernya akibat serangan brutal tersebut.

Allie mengungkapkan perasaan teror yang ia rasakan saat insiden tersebut berlangsung. "Saat saya terbaring di lantai bersimbah darah saya sendiri, saya ingat bertanya-tanya apakah hidup saya akan berakhir seperti ini. Saya ketakutan dan sangat kesakitan," ujar Allie dalam persidangan, Dikutip dari Independent.

Ia melanjutkan curahan hatinya dengan menyoroti pengkhianatan yang ia rasakan dari Pasqual. "Anda, seseorang yang pernah saya percaya, memutuskan bahwa hidup saya adalah sesuatu yang bisa Anda ambil begitu saja," tambah Allie Shehorn dalam kesaksiannya.

Jaksa penuntut mengungkapkan kronologi kejadian yang sangat mengerikan, di mana Nick Pasqual dilaporkan mendobrak masuk rumah Allie di Sunland, California, pada pukul 04.30 pagi tanggal 23 Mei 2024. Setelah berhasil masuk, Pasqual menikam korban sebanyak lebih dari 20 kali sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Pelarian Pasqual berakhir seminggu kemudian ketika ia berhasil ditangkap oleh pihak berwenang di pos pemeriksaan perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko, tepatnya di Sierra Blanca, Texas. Penangkapan ini mengakhiri upaya pelarian aktor tersebut setelah penyerangan kejam tersebut.

Pihak kepolisian juga mengungkap bahwa sebelum penyerangan terjadi, sudah ada riwayat laporan mengenai dugaan kekerasan dalam hubungan mereka. Bahkan, beberapa hari sebelum insiden penikaman, Allie Shehorn telah mengajukan surat perintah perlindungan terhadap Pasqual karena kekhawatiran akan keselamatannya.

Dokumen perlindungan tersebut mencantumkan tuduhan serius terhadap sang aktor, termasuk dugaan tindakan kekerasan seperti pencekikan, pemerkosaan, perusakan properti dengan mendobrak pintu, hingga pemukulan menggunakan ikat pinggang. Hal ini menunjukkan adanya eskalasi kekerasan yang signifikan sebelum penyerangan fatal tersebut.