JAKARTAHYPE.COM - Industri hiburan lokal kembali diramaikan dengan kehadiran serial drama misteri thriller terbaru bertajuk Bercinta dengan Maut atau The Other Sister. Serial ini dijadwalkan tayang secara eksklusif mulai Jumat, 29 Mei 2026, di platform iQIYI dan MAXstream.
Proyek kolaborasi antara iQIYI, Telkomsel, dan Hitmaker Studios ini menuntut para pemeran utamanya untuk menampilkan akting yang jauh berbeda dari citra mereka sebelumnya. Para aktor ditantang untuk mengeksplorasi karakter yang kompleks dan menuntut fisik serta emosi yang kuat.
Haico Van der Veken menjadi sorotan utama karena harus memerankan dua karakter yang sangat kontras dalam satu serial, yaitu Raya dan Ana. Raya digambarkan sebagai penari erotis jalanan yang tegas, sementara Ana adalah istri pejabat yang kaku dan tertutup.
Haico menjelaskan perbedaan mendasar antara kedua peran yang dibawakannya saat konferensi pers di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Mei 2026. "Di sini karakter aku sebagai Raya dan Ana. Jadi ada dua karakter. Kalau Raya itu karakternya dia lebih, dia orangnya tegas, dia orangnya berani, dia adalah seorang extrovert. Dan dia itu kalau, kalau ada suatu masalah, dia berani untuk maju," ungkap Haico.
Sementara itu, untuk mendalami peran Raya, Haico harus menjalani pelatihan khusus yang menantang fisik, termasuk mengikuti sesi pelatihan menari tiang atau pole dancing. Mengenai karakter Ana, Haico menambahkan bahwa tokoh tersebut memiliki sifat yang sangat berbeda dari Raya. "Ana itu orangnya lebih, dia pendiam, very reserved, dia enggak banyak ngomong, dia juga kalau ngomongnya pelan, lemah lembut," tambah Haico.
Dinda Kirana juga menghadapi tantangan besar dalam memerankan tokoh Bella, yang memiliki masalah mental dan terlibat dalam isu perselingkuhan serta penggunaan zat terlarang. Dinda harus meninggalkan zona nyamannya dengan melakoni adegan dewasa yang cukup agresif untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Dinda menggambarkan kerumitan tokoh Bella yang tidak memiliki pegangan emosional. "Bella ini ruang nyaman di hatinya itu sangat kosong. Dia enggak punya pegangan, jadi dia bisa lose control. Dia sangat destructive, dia pakai substance, dia juga punya affair," terang Dinda.
Demi memastikan keamanan dan batasan selama proses syuting adegan intim, kru memang melibatkan seorang koordinator khusus. Dinda merasa aman karena semua batasan sudah ditetapkan sejak awal proses produksi. "Semua boundaries-nya di-set dari awal, jadi aku merasa nyaman dan aman. Aku ngerasa aman karena ada boundary check yang kayak 'Oh part sini red zone, terus yang ini masih boleh'," jelas Dinda.
Maxime Bouttier juga bertransformasi total menjadi Aldo Ardana, seorang suami manipulatif dan toksik yang merupakan anak dari politisi berkuasa. Maxime menyoroti dinamika karakter Aldo yang berubah seiring munculnya Raya dalam kehidupan Aldo. "Nanti lama-lama juga kelihatan sedikit ada toxicity-nya. Dari episode satu udah kelihatan sebenarnya toxicity-nya terhadap Ana. Aldo itu memang development-nya tuh berubah karena ada Raya yang masuk gitu loh di hidupnya Aldo. Nah, itu yang dinamis yang menurut aku yang menarik dimainkan," tutur Maxime.