Jakarta, JakartaHype.com - Menjelang perhelatan Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 pada 13-14 Juni mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas. Sebanyak 45 ribu peserta beserta panitia dipastikan dapat menikmati layanan transportasi publik secara gratis selama dua hari penyelenggaraan acara.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta pada Selasa (14/4/2026). Ia menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meminimalisir kepadatan kendaraan pribadi serta mempermudah akses para pelari menuju lokasi lomba.

"Semua pelari di Jakarta akan kami gratiskan menggunakan transportasi umum. Cukup menunjukkan BIB sebagai tanda peserta, baik pelari maupun panitia," tutur Pramono.

Integrasi Berbagai Moda Transportasi

Fasilitas bebas biaya ini mencakup seluruh jaringan transportasi utama di ibu kota, di antaranya:

Transjakarta (Busway)

Mass Rapid Transit (MRT)

Light Rail Transit (LRT)

Dengan sistem verifikasi yang sederhana, yakni hanya dengan memperlihatkan nomor dada atau BIB di gerbang masuk, peserta diharapkan tidak lagi terbebani oleh urusan parkir kendaraan atau hambatan lalu lintas menuju titik start dan finish. Pramono menambahkan bahwa kenyamanan peserta adalah prioritas agar mereka dapat menikmati atmosfer kota Jakarta sepenuhnya.