JAKARTAHYPE.COM - Konflik mengenai pembiayaan rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kembali memanas setelah kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, angkat bicara. Ia memberikan penjelasan rinci mengenai dana yang telah digelontorkan untuk pembangunan dan isi rumah tersebut, sebagai respons atas pernyataan Sarwendah sebelumnya.
Pihak Ruben Onsu menunjukkan sejumlah bukti transfer sebagai upaya meluruskan narasi yang beredar. Narasi tersebut menyebutkan bahwa pengisian rumah mewah yang kini ditempati Sarwendah dan anak-anak mereka menggunakan dana pribadi Sarwendah dan ayahnya.
"Jadi lift di rumah Cilandak itu, ini sekali lagi teman-teman bukan mau pamer, bukan mau mengungkit-ungkit, tapi karena ada pernyataan seperti itu yang kami harus luruskan faktanya. Di rumah itu ada liftnya, yang bayar biaya liftnya itu senilai Rp 504 juta itu adalah Ruben. Ada bukti transfernya, teman-teman," ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/5/2026O).
Lebih lanjut, Minola merinci biaya pemasangan sistem pendingin udara di rumah tersebut. "AC itu yang bayar ada juga perannya Ruben, nilainya totalnya Rp 400 juta. Ya, tiga kali pembayaran, ini ada nih AC Rp 200 (juta), kemudian berikutnya Rp 100 (juta) dan Rp 100 (juta). Totalnya berapa? Rp 400 juta untuk AC," bebernya.
Mengenai pengadaan furnitur, Minola Sebayang menegaskan peran Ruben Onsu dalam pembiayaannya. "Furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp 3 miliar. Bahkan kalau menurut keterangan Ruben, uang furniture itu bahkan sudah diminta dan ditagihkan sebelum rumah itu jadi. Dibayarkan sebesar Rp 250 (juta) dengan 12 kali cicilan, tapi lunas Rp 3 miliar," tegasnya.
Terungkap pula bahwa Ruben Onsu sampai harus berutang ke bank lebih dari Rp 10 miliar demi memenuhi keinginan Sarwendah untuk merenovasi rumah tersebut. "Karena keinginan Sarwendah agar rumah itu direnovasi, Ruben menjaminkan kembali sertifikat rumah tersebut ke bank untuk mendapatkan pinjaman renovasi," jelas Minola.
"Ruben mendapatkan pinjaman senilai Rp 10,1 miliar untuk biaya kontraktor dan renovasi. Meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben," ungkapnya. Pihak Ruben Onsu juga menyebutkan adanya rutinitas transfer uang ke rekening ayah Sarwendah sebesar Rp 250 juta sebanyak 46 kali, menjadikan total biaya kontraktor mencapai Rp 11,1 miliar.
Perdebatan ini dipicu oleh pernyataan Sarwendah dalam kanal YouTube Richard Lee yang tayang pada Oktober 2024. "Kalau rumah ni mohon maaf ya menurut aku, aku selalu bilang ini rumah anak-anak aku, gitu. Bagaimanapun kita orang tuanya tidak akan ada yang bisa mengubah itu. Kita nggak ada namanya bagi ini, bagi itu," kata Sarwendah kala itu.
Ia juga menambahkan, "Kalau misalnya orang bilang, 'Enak ya Sarwendah gini, gini'. Tidak ada yang enak kalian tidak tahu dan menurut aku gini, nggak ada salahnya karena memang ada biaya yang dibayarkan ayahnya, kan ayahnya."