JAKARTAHYPE.COM - Memasuki tahun 2026, perekonomian global mulai merasakan tekanan signifikan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dan gangguan pada rantai pasok perdagangan internasional.
Di tengah kondisi yang dinamis dan penuh tantangan tersebut, industri otomotif nasional menunjukkan pertumbuhan yang masih terbilang moderat selama kuartal pertama tahun 2026. Penjualan ritel sepeda motor baru tercatat tumbuh 8% menjadi 1,7 juta unit.
Sementara itu, sektor mobil baru ritel mengalami pertumbuhan yang jauh lebih tipis, yakni hanya 1% dengan total penjualan mencapai 212 ribu unit. Pertumbuhan yang melambat ini sebagian disebabkan oleh permintaan yang melemah pada segmen mobil penumpang.
Meskipun pertumbuhan industri otomotif masih moderat, Adira Finance berhasil mencatatkan kinerja penyaluran pembiayaan baru yang solid. Sepanjang Kuartal I-2026, pembiayaan baru perusahaan tumbuh signifikan sebesar 52% secara tahunan (yoy) mencapai Rp11,9 triliun.
Pertumbuhan ini terjadi di seluruh segmen pembiayaan yang dikelola, meliputi segmen otomotif maupun non-otomotif, menunjukkan keberhasilan strategi perusahaan dalam merespons pasar.
Dewa Made Susila, Direktur Utama Adira Finance, menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi Perseroan dalam menangkap peluang pasar secara selektif. Ia menekankan fokus perusahaan adalah pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Seiring dengan peningkatan penyaluran pembiayaan, piutang pembiayaan yang dikelola oleh Adira Finance ikut meningkat 18% (yoy) menjadi Rp64,7 triliun. Perusahaan juga terus memperluas jangkauannya dengan mengoperasikan 879 jaringan usaha di seluruh Indonesia.
Dampak positif ini juga terlihat dari peningkatan jumlah pelanggan aktif yang bertambah dari 2,0 juta nasabah pada 1Q25 menjadi 2,6 juta nasabah pada periode yang sama di tahun berikutnya.
Secara finansial, kinerja perusahaan pada kuartal I-2026 terbilang solid, di mana total pendapatan berhasil meningkat 7% (yoy) menjadi Rp3,2 triliun sejalan dengan pertumbuhan aset yang dikelola.