JAKARTA, JakartaHype.com – Ibu kota tidak hanya menawarkan kemewahan gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan modern. Di balik hiruk-pikuk kemacetan, Jakarta menyimpan harta karun kuliner yang tersembunyi di dalam labirin gang-gang sempit. Fenomena "hidden gem" ini belakangan menjadi tren di media sosial, menarik minat para pemburu rasa untuk melakukan "blusukan" demi seporsi hidangan autentik.

Keunikan dari restoran-restoran ini terletak pada kontras antara lokasinya yang sulit dijangkau dengan kualitas rasa yang mampu bersaing dengan restoran berbintang. Mulai dari kawasan Jakarta Pusat hingga Jakarta Barat, berikut adalah enam rekomendasi restoran hidden di gang sempit Jakarta yang viral dan wajib Anda kunjungi.

1. Sukiyaki Steamboat Barbeque Blora (Menteng)

Menu andalannya adalah kombinasi Sukiyaki, Steamboat, dan BBQ dengan cita rasa perpaduan Korea dan Indonesia yang khas. Suasana rumahan yang kental membuat pengalaman makan di sini terasa sangat nostalgia. Mengingat lokasinya yang dekat dengan Stasiun Sudirman, restoran ini menjadi destinasi favorit pekerja kantoran. Untuk menikmati hidangan di sini, siapkan anggaran mulai dari Rp100.000 per orang.

2. Warung Ibutum (Tiang Bendera)

Menu yang paling dicari adalah kuping babi yang memiliki ukuran porsi cukup besar dengan tekstur yang pas. Selain itu, tersedia pula buntut, kaki, dan bakut babi yang dimasak dengan bumbu rahasia turun-temurun. Satu porsi menu kuping babi dibanderol dengan harga sekitar Rp50.000. Keaslian rasa yang terjaga selama puluhan tahun menjadi alasan utama mengapa tempat ini tetap viral hingga saat ini.

3. Bakso Mas Marno (Cengkareng)

Daya tarik utamanya terletak pada bakso uratnya yang kenyal dan kaya akan rasa daging. Disajikan dengan kuah bening yang gurih dan segar, Bakso Mas Marno menawarkan sensasi makan bakso yang sangat memuaskan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp20.000 per porsi. Kesederhanaan tempat dan kelezatan hidangannya menjadi kombinasi yang dicari oleh para pecinta bakso di Jakarta Barat.

4. Soto Jakarta M. Abas (Kebayoran Baru)