JAKARTAHYPE.COM - Ancaman pemblokiran kini membayangi layanan ensiklopedia daring populer, Wikipedia, di tanah air. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi melayangkan ultimatum kepada Wikimedia Foundation untuk segera mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Dilansir dari CNBC Indonesia, pemerintah mendesak pihak yayasan untuk menuntaskan kewajiban pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Jika instruksi ini diabaikan, maka akses terhadap laman Wikipedia terancam akan diputus sepenuhnya dalam waktu dekat.
Pemerintah memberikan tenggat waktu yang sangat terbatas bagi Wikimedia Foundation untuk memproses legalitas operasional mereka. Dirjen Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, memastikan bahwa kementerian hanya memberikan waktu tambahan selama 7 hari kerja ke depan.
"Pada masa perpanjangan terakhir selama 7 hari ini, kami meminta Wikimedia Foundation untuk menuntaskan pendaftaran PSE sesuai aturan, karena jika tetap tidak patuh pada hukum Indonesia, tindakan tegas pemblokiran akan segera diambil," tegas Alexander Sabar.
Ketegasan ini muncul setelah proses negosiasi yang cukup panjang antara pihak kementerian dan pengelola platform. Komdigi tercatat telah mengirimkan surat pemberitahuan pendaftaran sejak 14 November 2025, namun kewajiban tersebut belum juga dipenuhi hingga Jumat, 17 April 2026.
Langkah pemblokiran ini nantinya tidak hanya akan menyasar situs utama Wikipedia saja. Kebijakan tegas tersebut juga akan berdampak luas pada layanan pendukung lainnya seperti Wikimedia Commons yang sangat dibutuhkan oleh banyak pengguna internet.
Sebagai solusi praktis agar operasional tetap berjalan, setiap platform digital wajib mengikuti aturan dalam Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020. Aturan ini mewajibkan seluruh PSE lingkup privat untuk terdaftar secara resmi guna menghindari sanksi mulai dari teguran tertulis hingga pemblokiran.
Pendaftaran PSE ini merupakan prosedur yang cukup mudah karena dapat dilakukan secara gratis dan diberlakukan setara bagi semua entitas. Baik platform yang bersifat mencari keuntungan (laba) maupun yang bersifat sosial (nirlaba) memiliki kewajiban hukum yang sama.
"Langkah pendaftaran ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat luas sekaligus menjamin keamanan hukum bagi platform Wikimedia itu sendiri," jelas Alexander Sabar.