Jakarta, JakartaHype.com - Indonesia mulai bersiap menghadapi transisi cuaca. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa memasuki Mei 2026, cakupan wilayah yang terdampak musim kemarau di tanah air semakin meluas.
Fenomena ini merupakan kelanjutan dari fase awal kemarau yang telah dimulai secara bertahap sejak bulan April lalu.
Cakupan Wilayah Terdampak
Menurut data terbaru dari laporan Prediksi Musim Kemarau 2026, setidaknya ada 184 Zona Musim (ZOM) yang kini resmi memasuki periode kemarau. Angka ini merepresentasikan sekitar 26,3 persen dari total wilayah Indonesia.
Penyebaran wilayah yang mulai kering pada bulan ini meliputi:
Sumatera & Jawa: Aceh bagian utara, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, serta sebagian besar wilayah di Pulau Jawa.
Tengah & Timur: Bali bagian tengah, Kalimantan Selatan dan Tengah, Sulawesi Selatan bagian barat, hingga wilayah Papua dan Maluku.
Kondisi Lebih Kering dari Normal
Tahun ini, BMKG memberikan catatan khusus mengenai sifat musim yang akan dihadapi. Curah hujan diprediksi akan berada di bawah normal, yang berarti kondisi lingkungan akan terasa jauh lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.