Jakarta, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggulirkan program Mudik Gratis Lebaran 2026. Memasuki akhir Februari, pendaftaran kini telah mencapai Klaster Kedua yang menyasar sejumlah kota besar di Jawa dan Sumatera.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengonfirmasi bahwa gelombang kedua ini mulai melayani pendaftaran sejak Rabu (25/2/2026). Langkah ini diambil guna memecah kepadatan pendaftar dan memastikan distribusi kuota yang lebih merata.

Jadwal dan Daftar Kota Tujuan
Program mudik tahun ini dibagi menjadi tiga klaster berdasarkan wilayah tujuan. Berikut adalah detail jadwal pendaftaran yang perlu diperhatikan warga:


Klaster 2 (25–27 Februari 2026): Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.

Klaster 3 (28 Februari – 2 Maret 2026): Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo.

Klaster 1 (Telah Berlangsung): Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap.

"Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi https://mudikgratis.jakarta.go.id. Kami ingatkan bahwa pendaftaran akan otomatis ditutup jika kuota telah terpenuhi," tegas Syafrin.

Prosedur Verifikasi dan Syarat Dokumen
Setelah berhasil mendaftar secara online, calon pemudik wajib melakukan verifikasi fisik di lokasi yang telah ditentukan. Kegagalan untuk hadir pada jadwal verifikasi akan dianggap sebagai pengunduran diri.

Syarat Peserta:


1. Kartu Keluarga (KK).
2. TP DKI Jakarta (menjadi prioritas utama).
3. TNK bagi yang berencana membawa sepeda motor.
4. Satu pendaftar dapat menyertakan maksimal 3 anggota keluarga dalam satu KK.

Lokasi Verifikasi:
Warga dapat mendatangi enam titik layanan, yaitu Komplek Dinas Teknis Jatibaru (Gambir) serta kantor Suku Dinas Perhubungan di lima wilayah kota administrasi Jakarta (Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur).

Logistik dan Jadwal Keberangkatan
Pemprov DKI tidak hanya menyediakan bus bagi penumpang, tetapi juga truk khusus untuk mengangkut sepeda motor pemudik guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Arus Mudik: Sepeda motor diberangkatkan pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung, disusul keberangkatan penumpang pada 17 Maret 2026 dari Monumen Nasional (Monas).

Arus Balik: Penumpang akan diberangkatkan kembali ke Jakarta pada 26 Maret 2026 menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang, menambahkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi. Pada tahap pertama saja, tercatat sekitar 3.000 warga telah terakomodasi. Pemerintah mengimbau warga untuk tidak memperjualbelikan tiket mudik gratis ini karena sistem akan melakukan pembatalan otomatis bagi peserta yang terdeteksi melakukan pelanggaran atau terdaftar ganda.