JAKARTAHYPE.COM - Tren kecantikan terbaru yang muncul di platform TikTok kembali menarik perhatian publik. Sejumlah kreator konten membagikan praktik mengonsumsi membran kulit telur, yaitu lapisan tipis bening di bagian dalam cangkang telur.

Praktik ini dipromosikan dengan klaim bahwa membran telur dapat meningkatkan kekenyalan kulit, membuat rambut lebih berkilau, bahkan menyehatkan persendian. Para pendukung tren ini menyebutnya sebagai "Rahasia kulit plump alami."

Hal ini dikarenakan membran telur dipercaya kaya akan kolagen, asam hialuronat, kondroitin, dan glukosamin. Kandungan-kandungan tersebut memang dikenal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit serta jaringan tubuh manusia secara umum.

Beberapa kreator bahkan mengklaim bahwa praktik memanfaatkan cangkang dan membran telur untuk penyembuhan luka serta regenerasi jaringan tubuh sudah dilakukan sejak zaman budaya kuno. Klaim ini menambah daya tarik bagi masyarakat yang mencari solusi alami.

GQ Jordan, seorang ahli nutrisi kesehatan wanita, memberikan pandangannya mengenai kandungan dalam membran telur tersebut. Ia menjelaskan bahwa membran telur memang mengandung kolagen tipe I, V, dan X, serta elastin, bersama senyawa lain yang relevan bagi kesehatan kulit dan jaringan ikat.

"Secara teori, setelah dicerna, kandungan tersebut bisa menyediakan peptida yang membantu produksi kolagen atau menjadi bahan dasar pembentuk jaringan," jelasnya, seperti dilansir Women's Health Australia.

Namun, Jordan menekankan bahwa jumlah membran telur yang dikonsumsi langsung oleh para pengguna TikTok biasanya sangat kecil dan tidak konsisten. Oleh karena itu, efektivitas manfaatnya terhadap kecantikan kulit masih patut dipertanyakan.

Penelitian ilmiah yang ada saat ini lebih fokus pada manfaat membran telur ketika dikonsumsi dalam bentuk suplemen untuk kesehatan sendi, bukan secara spesifik untuk kecantikan kulit. Ini menjadi pembeda utama antara klaim viral dan bukti ilmiah yang ada.

Salah satu studi pada tahun 2009 menemukan bahwa konsumsi suplemen Natural Eggshell Membrane (NEM) dosis 500 mg per hari mampu mengurangi rasa nyeri dan kekakuan pada sendi. Penelitian lain di tahun 2021 juga menunjukkan hasil serupa terkait nyeri akibat osteoartritis lutut.