JAKARTAHYPE.COM - Maria Sharapova, nama yang tak asing di dunia tenis, kembali mencuri perhatian publik, terutama saat perhelatan Wimbledon. Penampilannya kini menjadi sorotan setelah ia memutuskan pensiun dari karier atlet profesionalnya.

Pesenam cantik asal Rusia ini mengakhiri karier tenisnya pada tahun 2020. Namun, warisan prestasi dan pesonanya masih melekat kuat di hati para penggemar tenis di seluruh dunia.

Setelah enam tahun berlalu sejak gantung raket, banyak penggemar yang pangling melihat perubahan penampilan Maria Sharapova. Ciri khas rambut pirangnya yang dulu ikonik kini telah berganti dengan warna cokelat tua yang lebih gelap.

Melalui akun media sosial pribadinya, Maria kerap membagikan potret dan cerita kehidupannya pasca-pensiun. Penggemar dibuat terkesima melihat gaya wanita berusia 39 tahun ini yang semakin memukau.

Selain perubahan warna rambut, gaya busana Maria Sharapova juga semakin menunjukkan sisi modis dan stylish. Sejak pensiun, ia kerap diundang untuk menghadiri berbagai acara bergengsi di dunia mode.

Pasca-pensiun dari dunia olahraga profesional, Maria Sharapova memilih untuk merambah dunia bisnis. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan transisi ini sejak lama, memanfaatkan masa cedera dan waktu luang di luar lapangan.

"Setiap kali aku cedera, atau istirahat, aku akan bersekolah di sekolah bisnis, aku akan mengambil waktu beberapa minggu. Aku akan berkembang, aku akan magang. Aku pergi ke NBA selama beberapa minggu untuk mendampingi Adam Silver [Komisaris Liga NBA]," ujar Maria Sharapova, mantan juara Grand Slam di usia muda.

Kini, Maria tidak hanya mendapatkan penghasilan dari kontrak endorsement dengan merek ternama seperti Nike, Porsche, TAG Heuer, dan Tiffany & Co, tetapi juga fokus pada investasi dan kepemilikan saham di berbagai perusahaan. Ia diketahui memiliki saham di perusahaan permen Sugarpova, serta perusahaan produk kesehatan seperti Supergoop dan Therabody.

Dikutip dari artikel aslinya, Maria Sharapova menggunakan masa-masa cedera dan jeda kompetisi untuk memperdalam ilmunya di sekolah bisnis dan menjalani program magang. Salah satunya adalah pengalaman mendampingi Adam Silver, Komisaris Liga NBA, selama beberapa minggu.