JAKARTAHYPE.COM - Sebuah persiapan penuh suka cita untuk melangkah ke jenjang pertunangan berakhir dengan duka mendalam di Malaysia. Rencana bahagia seorang pria untuk mengikat janji suci pada hari Jumat waktu setempat harus sirna setelah ia meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis.
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa korban terjadi pada Jumat pagi, sekitar pukul 07.30 waktu setempat. Lokasi kejadian naas tersebut berada di area Jalan Kampung Duyong, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan calon tunangannya.
Korban diketahui bernama Mohamad Shahrin Mohd (33 tahun), yang berprofesi sebagai seorang nelayan. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak pembatas jalan.
Calon tunangan korban, Ain Sofea Aminu Nansar (25 tahun), mengungkapkan kesedihannya yang tak terhingga. Ia mengenang pertemuan terakhir mereka pada Kamis sore sebagai momen perpisahan yang tak pernah ia duga akan menjadi yang terakhir.
Ain Sofea sangat terpukul karena busana yang telah ia kirimkan untuk dikenakan almarhum pada acara pertunangan tidak sempat dipakai. "Semalam saya baru saja mengirimkan baju untuk dia pakai hari ini, tapi tidak menyangka dia tidak sempat mengenakannya," ucap Ain pilu, Dikutip dari Sinar Harian.
Momen yang lebih menyayat hati adalah ketika Ain mengungkapkan bahwa ia telah mengirimkan sepasang baju khusus untuk dikenakan almarhum pada acara pertunangan mereka. Kenyataan bahwa baju tersebut tak pernah terpakai menambah beban kesedihan sang tunangan.
Kakak almarhum, Mohamad Hafiz Mohd (36 tahun), menceritakan bahwa ia sempat merasakan firasat aneh sejak perayaan Idul Fitri baru-baru ini. Korban yang biasanya enggan berfoto, mendadak antusias mengajak semua keponakannya berfoto bersama pada 1 Syawal.
Mohamad Hafiz menganggap antusiasme adiknya untuk berfoto tersebut sebagai pertanda kepergian yang akan datang. "Ternyata itu pertanda dia akan pergi meninggalkan kami untuk selamanya," kenang Hafiz atas permintaan terakhir adiknya tersebut.
Kejadian ini telah dikonfirmasi oleh Kapolres Kuala Terengganu, Asisten Komisioner Azli Mohd Noor. Berdasarkan penyelidikan awal, diduga kuat korban kehilangan kendali saat berkendara sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan di sisi kiri.