JAKARTAHYPE.COM - Isu mengenai kualitas udara yang memburuk di kawasan metropolitan Indonesia nampaknya mulai menunjukkan pergeseran fokus dari pusat ibu kota menuju wilayah penyangga di sekitarnya yang kini mengalami dampak signifikan.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh platform kualitas udara global IQAir pada hari Selasa, 7 Juli 2026, pukul 08.29 WIB, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) teridentifikasi sebagai wilayah dengan tingkat polusi udara terburuk di seluruh Indonesia saat itu.

Data spesifik menunjukkan bahwa Tangerang Selatan mencatatkan angka Air Quality Index (AQI US) yang mencapai level 210. Angka ini merupakan indikasi serius mengenai kondisi lingkungan di wilayah tersebut pada pagi hari itu.

Menurut standar baku mutu udara global yang digunakan oleh IQAir, nilai AQI yang telah melampaui angka 200 menempatkan suatu wilayah langsung ke dalam zona warna ungu. Zona ini secara tegas mengindikasikan kategori kualitas udara yang "Sangat Tidak Sehat" (Very Unhealthy).

Kondisi kualitas udara yang mencapai kategori sangat tidak sehat ini mengindikasikan bahwa tingkat pencemaran telah memasuki fase akut di kawasan tersebut. Hal ini menimbulkan risiko kesehatan yang tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat yang tinggal di sana.

Risiko kesehatan yang muncul akibat polusi akut ini tidak hanya terbatas pada kelompok masyarakat yang rentan saja, tetapi juga dapat menimbulkan efek kesehatan langsung pada populasi umum. Dampak ini memerlukan perhatian serius dari otoritas terkait.

Dilansir dari data IQAir, kondisi ini mencerminkan bahwa tantangan polusi udara kini menjadi isu yang lebih luas, tidak lagi hanya terkonsentrasi di satu titik geografis tertentu di wilayah metropolitan.

"Tangerang Selatan mencatatkan Air Quality Index (AQI US) atau Indeks Kualitas Udara yang menembus angka 210," demikian disebutkan dalam pemantauan tersebut, menggarisbawahi tingkat keparahan polusi yang terjadi.

Lebih lanjut, standar baku mutu tersebut menegaskan bahwa angka di atas 200 sudah masuk ke dalam zona warna ungu yang mengindikasikan kategori "Sangat Tidak Sehat" (Very Unhealthy), seperti yang tertulis dalam pemaparan data.