JAKARTAHYPE.COM - Aktor ternama Surya Saputra akhirnya memutuskan untuk menarik kembali laporan yang sempat ia ajukan ke pihak kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan kasus pencatutan nama dan penggunaan foto dirinya oleh sebuah akun di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Keputusan pencabutan laporan ini menandai berakhirnya proses hukum yang sempat ditempuh oleh bintang sinetron populer "Ikatan Cinta" tersebut. Sebelumnya, Surya Saputra melaporkan akun tersebut ke Polda Metro Jaya atas dasar tindakan yang dinilai merusak kredibilitas dan mencemarkan nama baiknya di mata publik.

Kasus ini mulai mencuat setelah Surya Saputra menerima informasi dari lingkungan terdekatnya. Ia mendapatkan kabar dari sejumlah rekan sesama artis maupun dari para penggemar yang menghubunginya melalui Instagram mengenai akun mencurigakan tersebut.

Akun palsu tersebut dinilai janggal karena menggunakan identitas dan meniru gaya komunikasi yang jelas tidak mencerminkan sosok Surya Saputra yang sebenarnya. Keberadaan akun tersebut menimbulkan kebingungan substansial di kalangan masyarakat luas.

Gangguan yang ditimbulkan semakin signifikan karena akun tersebut menggunakan nama "Papa Surya," yang merupakan julukan melekat pada perannya di sinetron Ikatan Cinta. Selain itu, akun tersebut juga menyertakan foto asli Surya Saputra, yang menyebabkan publik sempat salah mengira bahwa akun tersebut adalah miliknya yang resmi.

Proses penyelesaian secara damai ini terwujud setelah adanya komunikasi langsung antara Surya Saputra dan pihak yang bertanggung jawab atas akun tersebut. Pelaku telah menghubungi sang aktor untuk menyampaikan penyesalannya secara terbuka.

"Pelaku menghubungi secara langsung dan meminta maaf atas perbuatannya," ujar Surya Saputra, menjelaskan langkah damai yang diambilnya.

Lebih lanjut, Surya Saputra mengonfirmasi adanya jaminan dari pihak yang bersalah terkait masa depan akun tersebut. "Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Surya Saputra, menegaskan kesepakatan yang telah tercapai.

Dilansir dari berbagai sumber, keputusan untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur kekeluargaan menunjukkan itikad baik dari semua pihak yang terlibat dalam insiden pencatutan identitas tersebut.