Jakarta, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan penuh untuk menyelaraskan sistem kerja aparatur daerah dengan kebijakan penghematan energi nasional.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menjadi garda depan dalam mengimplementasikan kebijakan Work From Home (WFH) yang tengah digodok pemerintah pusat.
"Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apa pun yang diputuskan itu akan kami jalankan," ujar Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/3).
Respon Terhadap Gejolak Energi Global
Rencana pemberlakuan WFH ini muncul sebagai langkah taktis pemerintah untuk menekan konsumsi energi nasional. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang terus menanjak, pengurangan mobilitas harian melalui skema bekerja dari rumah diharapkan mampu memberikan dampak signifikan pada penghematan BBM.
Meskipun urgensi kebijakan ini semakin menguat, Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI masih menahan diri untuk mengambil langkah teknis sebelum ada instruksi tertulis. "Karena belum diputuskan, kami belum mengambil sikap untuk itu," tambahnya.
Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa usulan yang sedang dimatangkan adalah pola WFH satu hari dalam sepekan.
Dalam rapat koordinasi tingkat menteri, telah muncul kesepakatan mengenai penentuan hari yang seragam untuk pelaksanaan kebijakan ini guna menjaga efektivitas koordinasi antarinstansi.