JAKARTAHYPE.COM - Sebuah entitas bisnis asal Tiongkok, Anhui Korrun, baru-baru ini mengungkapkan detail investasi yang signifikan. Perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengakuisisi sebagian kecil kepemilikan dalam sebuah perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) terkemuka di Tiongkok.

Dana investasi Anhui Korrun dilaporkan telah memperoleh 0,8265% saham tidak langsung pada startup AI yang dimaksud. Transaksi ini memberikan gambaran mengenai nilai pasar dari perusahaan teknologi tersebut.

Melalui akuisisi ini, valuasi DeepSeek secara implisit ditetapkan pada angka yang sangat mengagumkan. Perusahaan startup AI tersebut kini dinilai mencapai sekitar 350,88 miliar yuan.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, angka valuasi tersebut setara dengan perkiraan mencapai Rp929 triliun. Angka ini mencerminkan potensi besar yang dimiliki oleh DeepSeek di industri kecerdasan buatan.

Informasi mengenai transaksi investasi ini pertama kali diungkapkan kepada publik pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Pengungkapan ini menarik perhatian banyak pihak di dunia teknologi dan finansial.

"Dana investasinya telah berhasil mengakuisisi 0,8265% kepemilikan saham tidak langsung pada startup kecerdasan buatan (AI) terkemuka dari China, DeepSeek," demikian pernyataan yang disampaikan Anhui Korrun dalam laporannya ke bursa pada Kamis (16/7). Pernyataan ini dikutip dari Reuters.

"Transaksi ini secara implisit menetapkan valuasi DeepSeek pada angka yang mengagumkan, yaitu sekitar 350,88 miliar yuan," lanjut pernyataan tersebut. Pernyataan ini juga dikutip dari Reuters.

"Jika dikonversikan ke dalam nilai Rupiah, angka tersebut setara dengan perkiraan mencapai Rp929 triliun," demikian informasi yang diungkapkan kepada publik pada Jumat (17/7/2026). Informasi ini dikutip dari Reuters.

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana investasi di sektor teknologi AI terus berkembang pesat, terutama di Tiongkok yang menjadi salah satu pusat inovasi global.