JAKARTAHYPE.COM - San Antonio Spurs kini berada di ujung tanduk dalam perebutan Final Wilayah Barat setelah menelan kekalahan di Game 5, membuat mereka harus berjuang keras untuk memaksakan Game 7 melawan Oklahoma City Thunder (OKC). Seri saat ini berada di posisi 3-2 untuk keunggulan OKC, dan Spurs wajib menang di kandang pada pertandingan berikutnya.
Menjelang Game 6 yang krusial di San Antonio pada Kamis (waktu setempat), Spurs perlu respons agresif, terutama dari bintang muda mereka, Victor Wembanyama, untuk menyeimbangkan dominasi pengalaman yang ditunjukkan oleh Thunder. Kemenangan Spurs di Game 4 sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2, namun kekalahan 127-114 di Game 5 kembali memberikan keunggulan bagi tim tamu.
Guard Spurs, Devin Vassell, menegaskan bahwa pengalaman bukanlah faktor penentu dalam penampilan mendalam timnya di playoff kali ini. Ia menekankan bahwa mereka telah membuktikan diri sepanjang musim reguler dan siap terus membantah keraguan publik.
"Bahwa pengalaman tidaklah penting," kata Vassell, mengulang pernyataannya untuk memberikan penekanan lebih lanjut, "Kami ada di sini. Kami telah memiliki semua pengalaman yang kami butuhkan selama musim reguler ini, dan kami akan terus membuktikan bahwa semua orang salah," ujar Devin Vassell.
Kebutuhan untuk membalikkan keadaan ini akan diuji dalam Game 6, di mana Spurs dipaksa untuk bermain tanpa cela demi menjaga asa tetap hidup. Guard Spurs lainnya, Stephon Castle, menyuarakan optimisme mengenai kemampuan timnya dalam situasi terdesak.
"Kami harus mencari cara untuk kembali bermain di Game 7," tutur Stephon Castle setelah kekalahan di Game 5, "Saya merasa kami selalu hebat ketika kami berada dalam situasi terdesak sepanjang tahun, jadi saya bersemangat melihat bagaimana kami akan merespons."
Pelatih Spurs, Mitch Johnson, secara tegas menyatakan bahwa kontribusi mencetak angka dari Wembanyama harus meningkat drastis di pertandingan mendatang. Ia menggarisbawahi bahwa performa sang center All-NBA tersebut harus melampaui angka 20 poin.
Dalam Game 5, Wembanyama mencatat poin terendah dalam seri ini dengan hanya 20 poin dan hanya melakukan 15 percobaan tembakan, termasuk hanya dua upaya di kuarter pertama. Untuk ketiga kalinya dalam 15 pertandingan playoff, dan pertama kalinya di Final Wilayah, Spurs mengalami defisit poin saat Wembanyama berada di lapangan.
Castle menjelaskan bahwa pertahanan berlapis dari OKC menyulitkan Wembanyama untuk mengambil keputusan terbaik di lapangan. Ia menambahkan bahwa sebagai pemain terbaik tim, Wembanyama perlu lebih agresif demi membuka peluang bagi rekan setimnya.