JAKARTAHYPE.COM - Di tengah panasnya persaingan playoff NBA, sangatlah mudah bagi para pengamat untuk bereaksi berlebihan terhadap setiap penampilan individu yang terjadi. Setiap pertandingan memiliki bobot yang sangat besar, bahkan satu performa tunggal berpotensi mengubah arah perjalanan menuju gelar juara.

Performa yang ditunjukkan oleh Jared McCain untuk Oklahoma City Thunder pada Selasa malam melawan Los Angeles Lakers mungkin tidak akan langsung mencapai magnitude sebesar itu. Namun, penampilan tersebut memberikan sinyal yang sangat menjanjikan bagi tim yang sangat membutuhkan kemampuan menembak tambahan menjelang akhir seri ini dan, semoga, berlanjut hingga Western Conference Finals.

McCain mendapatkan waktu bermain terpanjangnya sejauh babak playoff ini, bermain hampir 15 menit dan berhasil mencetak 12 poin dengan efisiensi luar biasa dari garis tiga angka, 4 dari 5 percobaan. Meskipun Thunder kemungkinan besar akan memenangkan pertandingan tersebut tanpa kontribusinya, mereka juga masih mampu mengorbankan menit bermainnya demi memasukkan pemain rotasi yang lebih berpengalaman.

Namun, konsistensi tembakan panas McCain memunculkan dua pertanyaan serius bagi staf pelatih. Pertanyaan utamanya adalah, "Seberapa lama McCain bisa terus memaksa dirinya masuk ke dalam rotasi playoff Thunder?" dan "Mungkinkah mereka harus membuat pilihan sulit antara McCain dan Isaiah Joe?"

Menjelang akhir musim reguler, seolah-olah sebuah keputusan sudah dibuat mengenai posisi McCain dalam rotasi playoff. Baik ia, Aaron Wiggins, maupun Kenrich Williams tidak diistirahatkan bersama pemain rotasi reguler lainnya dalam dua pertandingan terakhir musim reguler.

Ramalan tersebut terbukti benar, kecuali sedikit pengecualian pada Game 3 melawan Phoenix Suns. McCain sebagian besar hanya duduk di bangku cadangan, meskipun cedera yang menimpa Jalen Williams membuka sedikit peluang baginya selama empat pertandingan sapu bersih tersebut.

Namun, kelemahan pertahanan spesifik yang dimiliki Lakers, dikombinasikan dengan performa menembak Isaiah Joe yang relatif kurang optimal, telah membuka peluang bagi McCain untuk kembali berkontribusi. Joe sempat absen di Game 3 melawan Suns karena alasan pribadi, di mana McCain bermain selama 12 menit, namun secara keseluruhan Joe hanya mencatatkan persentase tembakan tiga angka 34,8% dalam empat penampilan playoff.

Meskipun angka tersebut dapat dianggap wajar dalam sampel kecil, Oklahoma City akan membutuhkan setiap kemampuan menembak yang mereka miliki jika mereka berhasil melaju ke final Wilayah Barat melawan San Antonio Spurs atau Minnesota Timberwolves. Jika Jalen Williams kembali bermain, yang berpotensi memperketat rotasi, sangat mungkin pelatih Mark Daigneault akan memilih pemain yang sedang dalam performa terbaik.

Saat ini, pemain yang sedang "panas" tersebut adalah McCain. Jika ia terus memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan pada dua pertandingan mendatang, ia bisa segera memaksa Thunder menghadapi keputusan yang tidak nyaman antara mempertahankan kontribusinya atau kembali ke pilihan rotasi yang lebih mapan seperti Joe.