JAKARTAHYPE.COM - Perhelatan Major League Soccer (MLS) kembali menyajikan pertandingan menarik pekan ini, dengan sorotan tertuju pada performa impresif bintang asal Korea Selatan, Heung-min Son. Kehadirannya di lapangan selalu menjadi magnet bagi para penggemar sepak bola.

Son tidak hanya berperan penting dalam kemenangan LAFC atas LA Galaxy dalam laga bertajuk El Tráfico, tetapi juga menjadi kunci dalam keberhasilan tim meraih tiga poin atas Real Salt Lake dengan skor 3-1.

Kini, langkah selanjutnya bagi Son dan LAFC adalah menghadapi Sporting Kansas City di kandang sendiri. Meskipun Sporting KC bukan tim terkuat di MLS saat ini, mereka tidak bisa diremehkan begitu saja, terbukti dari kemenangan 2-1 atas Minnesota United.

"As happens every week, we're back once again to take a look at another night of MLS action. This time, the spotlight is on the outstanding form of South Korean star Heung-min Son," demikian pernyataan yang menggarisbawahi pentingnya sosok Son dalam dinamika liga.

Meskipun demikian, dengan rentetan kemenangan LAFC, muncul pertanyaan mengenai apakah Heung-min Son akan kembali mengisi starting line-up atau justru akan diistirahatkan mengingat lawan yang dianggap tidak terlalu berat.

"However, with LAFC's winning streak, the question surrounding the team is whether Heung-Min Son will be in the starting lineup, or, as it isn’t a tough opponent, the manager will decide to put him on the bench," ungkap sumber yang menganalisis strategi tim.

Faktanya, performa Son dalam dua pertandingan terakhir telah membungkam keraguan banyak pihak. Sebelum gelaran Piala Dunia, pemain asal Korea Selatan ini sempat mengalami paceklik gol dan inkonsistensi penampilan.

"The truth is that Son’s performance in these last two games shut many people’s mouths. Why do I say this? Because before the World Cup, the South Korean was going through a goal-scoring drought, meaning he wasn't scoring goals and his performances were inconsistent," jelas pengamat sepak bola.

Namun, pasca-kegagalan Korea Selatan melaju ke babak gugur Piala Dunia, Son memfokuskan diri pada kembalinya ke performa terbaik bersama LAFC dan kembali menemukan ketajamannya di depan gawang lawan.